Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Generasi Muda Dan Tugas Mengisi Kemerdekaan

by Redaksi
Mei 4, 2015
in Liputan Diskusi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Gagasanindonesia.com,Surabaya) Bibliopolis Book Review (BBR) kembali melaksanakan Diskusinya yang bertajuk #TadarrusBiblio yang masih dengan tema “Edisi Bung Hatta”. Forum diskusi #TadarrusBiblio pada pertemuan ke-17 ini ini digelar seperti jadwal semula, yaitu minggu malam 3 Mei 2015 jam 20.00 WIB bertempat di angkringan 57 jalan Jemurwonosari Lebar Wonocolo surabaya.

Pada forum kali ini membahas mengenai kelanjutan dari buku otobiografinya Muhammad Hatta yang berjudul “Menuju Gerbang Kemerdekaan”. Dalam buku ini dijelaskan perjalanan beliau setelah dari Banda Naira dan dipindahkan ke Sukabumi serta sampailah ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia.Berita sebelumnya,

Seperti biasa yang hadir dalam diskusi ini dari kalangan aktifis mahasiswa yang gelisah akan kondisi pendidikan dan sistem pendidikan yang kurang menekankan intelektuliatas namun lebih mengedepankan nilai diatas kertas. Pereview Azmi Pane dengan lugas memaparkan detik-detik menjelang pembacaan Proklamasi Kemerdekaan. Ketegangan, kelucuan dan suasana haru menyelimuti proses perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia disampaikan olehnya.
“Apabila Bung Karno tidak mau mengucapkan pengumuman kemerdekaan itu malam ini juga, besok pagi akan terjadi pembunuhan dan pertumpahan darah”, tutur aktivis asal Pamekasan itu saat mengupas isi buku.

Azmi juga menambahkan keterangannya bahwa saat Sukarno mendengar ancaman itu ia naik darah, lalu Bung Karno menuju ke Wikana sambil menunjukkan lehernya dan berkata “Ini leherku. Seretlah aku ke pojok sana. Dan sudahilah nyawaku malam ini juga. Jangan menunggu sampai besok”, tandas Azmi mengutarakan suasana ketegangan malam sebelum Sukarno dan Hatta diculik oleh kalangan pemuda untuk dibawa ke Rengasdengklok.

Seusai pemaparan terhadap isi buku tuntas disajikan, dimulailah diskusi oleh seluruh peserta BBR. Banyak pertanyaan yang berkembang dalam diskusi tersebut. Mulai dari menanyakan penjelasan terhadap isi buku hinggga berkembang pada mengapa kemerdekaan waktu itu seakan tampak tergesa-gesa.

“Soekarno dalam buku Panca Ajimat Revolusi menyatakan bahwa kemerdekaan itu adalah Political Independence (Kemerdekaan di Bidang Politik) setelah itu baru kita bangun kemerdekaan dibidang yang lainnya, yakni ekonomi dan budaya”,ujar Muhammad Shofa selaku Koordinator BBR.

“Dengan pandangan demikian jelas bahwa tugas pemuda saat ini meneruskan perjuangan Soekarno dan Hatta adalah mengisi Kemerdekaan itu” tambah Marlap Sucipto salah satu peserta diskusi.

Dia melanjutkan penjelasannya “Kita harus sadar bahwa permasalahan-permasalah bangsa saat ini yang terjadi karena banyak dari generasi saat ini yang menduduki posisi pemerintahan, lupa dengan semangat Kemerdekaan yang dicita-citakan oleh funding father. Berangkat dari kondisi inilah maka tugas kita adalah mengisi Kemerdekaan saat ini dengan menumbuhkan kesadaran.akan pentingnya memepertahankan dan mengisi kemerdekaan itu dengan sebaik-baiknya seperti yang dicita-citakan oleh funding father.

Previous Post

Merenungkan Perjuangan Kartini

Next Post

Peran Rakyat Dalam Mengenal Demokrasi

Related Posts

Liputan Diskusi

Bagja dan Visi Politik Generasi Muda HMI: Membangun Pemahaman Dinamika Politik untuk Masa Depan Bangsa

Februari 23, 2025
Liputan Diskusi

Sosialisasi Empat Pilar: Primus Yustisio Tekankan Pentingnya Persatuan di Ciseeng

Desember 17, 2024
Liputan Diskusi

Pilkada DKI Jakarta 2024: Menguatkan Demokrasi dan Menjaga Persatuan Warga

November 24, 2024
Liputan Diskusi

Visioner Indonesia Apresiasi PT Timah Gelar Pendidikan Inklusif Untuk Disabilitas

Juli 26, 2024
Liputan Diskusi

HMI Gelar Diskusi Publik Transformasi Digital UMKM Jadi Prioritas Penguatan Fondasi Ekonomi

April 3, 2024
Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres
Liputan Diskusi

Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres

Februari 7, 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

TERPOPULER

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved