
Visioner.id, Surabaya: Polda Jatim meringkus tiga tersangka pencurian dengan kekerasan (curas). Pencurian ini dilakukan tersangka dengan menyaru lebih dulu sebagai sopir ekspedisi.
Tiga tersangka itu yakni, RF, 36; SH, 32; dan EA, 28. Ketiganya berasal dari Malang, Jatim. Ketiga tersangka ditangkap di Malang Sabtu, 28 Mei 2016.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penangkapan tiga tersangka ini bermula dari laporan korban dari salahsatu ekspedisi di Kota Surabaya yang melaporkan kehilanhan barang kirimannya yang hendak dikirim ke Bali sebanyak dua truk.
“Barang-barang yang dikirim itu bermacam-macam ada keramik ada juga peralatan rumah tangga,” katanya, di Mapolda Jatim, Senin 30 Mei 2016.
Modus tersangka dalam menjalankan aksinya bermula dari ekspedisi itu membutuhkan lowongan sopir pengiriman barang ke Bali. Lalu tersangka RF mendaftarkan diri dengan identitas palsu. Saat mendaftar, tersangka RF menggunakan KTP palsu atas nama Sukron.
“Cara pembuatan KTP palsu cukup dengan cara di scan saja,” kata Argo.
Akhirnya RF diterimalah sebagai sopir dan mengantarkan barang ke Bali. Ada dua truk yang mengangkut barang ke Bali. Satu truk dikemudikan tersangka RF, satu truk lagi dikemudikan SF.
Sesampainya di wilayah Probolinggo SF dan RF berjalan beriringan. Tersangka RF sudah mengatur strategi untuk berhenti di wilayah Bondowoso, Jatim. Di Bondowoso, kedua sopir itu istirahat makan di warung makan sate.
“Saat makan sate, makanan SF dikasih kecubung (obat tidur dan penghilang ingatan) hingga kepala korban SF pusing sehingga tak bisa nyetir,” jelas Argo.
Sementara korban yang tak kuat lagi nyetir truk, akhirnya digantikan tersangka RF. Sementara truk RF dibawa oleh dua tersangka lainnya yang telah menunggu. Tidak hanya berhenti di situ, korban SF yang sudah lemah kembali dicekoki kopi yang juga dicampuri kecubung oleh tersangka dengan alasan untuk menghilangkan ngantuk.
“Korban semakin teller lagi setelah diberikan kopi,” katanya.
Argo melanjutkan, saat korban SF tak sadarkan diri, lalu korban dibuang di di tengah hutan Ijen wilayah Asembagus, Situbondo, Jatim. Korban baru sadarkan diri pagi hari dan kaget dirinya berada di hutan sementara truk yang dibawanya tidak ada.
“Lalu korban dengan ekspedisi melaporkan kepada kami, setelah kami selidiki tiga hari tiga tersangka berhasil diamankan,” katanya.
Total pelaku dalam kejadian ada enam orang. Hingga saat ini tiga orang masih menjadi buron kepolisian. (rur)


