Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Hensat: 80,7 persen masyarakat setuju Soeharto jadi pahlawan

by Visioner Indonesia
November 9, 2025
in Entertainment
Reading Time: 2min read
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (VISIONER ) – Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensat) mengatakan 80,7 persen masyarakat setuju jika mantan Presiden Indonesia Soeharto menjadi pahlawan nasional.

Hal tersebut dikatakan Hensat berdasarkan Survei Kedai Kopi tentang persepsi publik tentang wacana pengangkatan Presiden Soeharto dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional.

“Sebanyak 80,7 persen mendukung Soeharto menjadi pahlawan nasional, sementara yang tidak mendukung 15,7 persen dan yang tidak tahu 3,6 persen,” kata Hensat dalam siaran langsung akun Youtube miliknya, Sabtu.

Hensat menjelaskan, berdasarkan survei tersebut, masyarakat setuju dengan pengusungan Soeharto jadi Pahlawan Nasional karena beberapa hal.

Tercatat ada 78 persen orang mendukung dengan alasan dianggap berhasil membawa Indonesia menjadi swasembada pangan. Selain itu, 77,9 persen mendukung dengan alasan Soeharto dinilai berhasil melakukan pembangunan untuk bangsa.

Selanjutnya, 63,2 persen masyarakat mendukung dengan alasan Soeharto dinilai berhasil menghadirkan sekolah dan sembako murah dan 59,1 persen dengan alasan stabilitas politik yang baik.

Sedangkan, barisan yang tidak mendukung Soeharto terbagi menjadi beberapa kelompok.

Sebanyak 88 persen responden tidak mendukung Soeharto karena maraknya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme selama masa jabatannya.

Sebanyak 82,7 persen responden tidak mendukung karena Soeharto dianggap membungkam kebebasan berpendapat dan kebebasan pers, 79,6 persen karena Soeharto merupakan pelanggar HAM dan 61,3 persen beralasan Soeharto terlibat dalam kasus intimidasi beberapa pihak dalam peristiwa kontroversi.

Hensat melanjutkan, temuan data ini seharusnya menjadi pertimbangan pemerintah dalam memutuskan gelar pahlawan untuk Soeharto.

Dia berharap seluruh pandangan masyarakat ini dapat diperhitungkan sehingga keputusan yang diambil pemerintah nantinya merupakan jalan tengah yang tepat.

“Ini adalah alasan alasan yang sangat krusial bagi sejarah Indonesia. Jadi dan ini harusnya bisa menjadi pertimbangan dari pemerintah dalam memutuskan nantinya. Jadi jangan hanya dilihat banyak yang setuju, tapi dilihat juga yang tidak setuju,” kata Hensat dalam siaran akun Youtube
nya itu.

Untuk diketahui, survei yang dilakukan kedai kopi dilakukan dari 5 November 2025 hingga 7 November 2025.

Survei itu dilakukan dengan metode Computerized Assited Self Interview (CASI) dengan responden 1.231 di seluruh Indonesia. Usia responden dalam penelitian ini dari 17 sampai 60 tahun

Previous Post

Anggota DPR: Gelar pahlawan untuk Soeharto-Gus Dur hormati perjuangan

Next Post

Mahasiswa UI inisiasi peduli desa wisata melalui Gerakan Pariwisata

Related Posts

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur
serba serbi

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

April 27, 2026
Alasan Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju
Entertainment

Alasan Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju

April 27, 2026
Kemenkes: Penertiban iklan film provokatif cegah peniruan bunuh diri
Entertainment

Kemenkes: Penertiban iklan film provokatif cegah peniruan bunuh diri

April 6, 2026
serba serbi

Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi dan Diskusi Bersama para Tokoh Bangsa

Maret 4, 2026
Entertainment

Perang Kecerdasan Buatan: OpenAI Kembali Tuding DeepSeek JiplaK

Februari 13, 2026
Entertainment

Agak Laen: Menyala Pantiku! Salip Jumbo Jadi Film RI Terlaris

Januari 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

TERPOPULER

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved