Mucikari yang terlibat kasus prostitusi artis , RA, alias Obbie, beberapa waktu lalu, melalui pengacaranya, Pieter Ell mengungkapkan salah satu artis yang memiliki sidejob sebagai wanita yang melayani kencan semalam, adalah artis berinisial SB. Banyak rumor yang beredar tentang kabar tersebut. Klu yang diberikan pengacara pun mengarah pada dua nama yang santer dibincangkan, yaitu Sinta Bachir, dan satu lagi Siti Badriah (Sibad).
Sibad sebelumnya telah melakukan klarifikasi jika inisial SB yang dimaksud adalah dirinya. Rupanya tidak hanya Sibad yang merasa terganggu dengan pemberitaan itu, Sinta Bachir juga akhirnya membuat tindakan dengan mendatangi Polres Jakarta Selatan pada Senin lalu. Sinta ingin membuat klarifikasi dan melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang, jika artis inisial SB yang disangkutpautkan dengan pelaku prostitusi ‘kelas atas’ itu bukanlah dirinya.
“Saya minta ada klarifikasi dari Polres SB apakah Shinta Bachir bukan. Polres menyatakan bahwa tidak ada klarifikasi karena nama inisial bukan berasal dari Polres Selatan,” kata pengacara Shinta, Christ Salam. Setelah mengunjungi polres, Shinta mengaku lega bahwa namanya tidak ada dalam berkas kasus tersebut.
Shinta Bachir Kurang Kenal Mucikari Obbie
Sebelumnya, inisial SB yang diungkapkan Pieter diduga memiliki ciri-ciri yang mirip dengan kondisi Shinta Bachir sekarang, yaitu hamil. Ketika ditanya tentang Obbie sendiri, Shinta mengaku tidak begitu mengenal pria yang ditangkap bersama dengan artis AA yang menjadi pekerja prostitusi ‘kelas atas’ bertarif minimal 30 juta untuk sekali kencan itu. “Saya pernah ketemu sama dia di tempat nongkrong, dia sok kenal sok dekat gitu. Sebelum itu aku nggak pernah ketemu dia tapi dia ya begitu (sok kenal). Ketemunya dia nggak pas lagi transaksi,” kata Shinta.
Shinta yang berbadan dua saat ini memang telah menikah, namun tidak banyak yang mengetahui kabar bahagia tersebut. “Awalnya saya cuek tapi lama-lama kok menggangu sekali ya. Katanya SB itu baru menikah dan berat badannya meningkat tajam. Di situ saya merasa diganggu,” katanya. Shinta memang merasa ciri-ciri inisial SB itu menyudutkan posisi dirinya dan menurunkan imagenya di mata masyarakat.
Shinta Bachir menegaskan dirinya tidak pernah minta dijual atau malah menjual dirinya sendiri. “SB dibilang minta klien setiap minggu. Saya nggak tahu SB itu siapa tapi lama-lama mengarah ke saya. Saya belum pernah minta dijual ataupun saya dijual,” katanya. Saat ini, ia mengaku beban mental yang ditanggungnya bersama keluarga, apalagi dalam keadaan hamil sudah berkurang dengan klarifikasi dari Polres Jak-Sel.

