Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Proses Hukum Korupsi BUMD Bangkalan Tidak Jelas, Mahasiswa Minta KPK Turun Tangan

by Visioner Indonesia
September 7, 2021
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Aksi lanjutan kembali digelar oleh Madura Progress di Depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (07/9/2021).

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan tangan dengan tulisan “Mayday Mayday Mayday (KPK), Terduga Koruptor BUMD Bangkalan Masih Berkeliaran!!!, Segera Ambil Alih dan Usut Tuntas, Jebloskan Ke Penjara Maling 15 M BUMD Bangkalan” sedangkan di poster bertuliskan “Matinya Penegakan Hukum Di Bangkalan” dan “Proses Hukum Tidak Jelas Diduga Ada Kongkalikong”.

Menurut koordinator lapangan, Abdul Muqsid, aksi tersebut sudah ke tiga kalinya untuk mendesak KPK ambil alih kasus korupsi BUMD Bangkalan yang sedang ditangani oleh Kejari Bangkalan.

Tuntutan itu, Kata Muqsid, karena belum ada kejelasan proses hukumnya padahal kerugian ditaksir mencapai Rp 15 miliar.

“Sudah aksi ke tiga, masih konsisten dengan perjuangan untuk mengawal kasus korupsi BUMD Bangkalan yang sampai saat ini belum ada yang jadi tersangka,” kata Muqsid di depan KPK.

“Ketidak jelasan proses hukum oleh Kejari Bangkalan mengindikasikan telah terjadi kongkalikong makanya KPK yang kami panggil untuk turun ke Bangkalan,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, mereka melakukan orasi dan ada sebagian yang menjadi pocong.

Muqsid menjelaskan bahwa tujuan aksi dengan menjadi pocong untuk menunjukkan telah terjadi kematian penegakan hukum di Bangkalan.

“Pocong itu artinya orang sudah mati dan di Bangkalan saat ini penegakan hukum telah mati,” ujarnya.

Muqsid berharap lembaga antirasuah tersebut segera mengambil alih dan menangkap maling Rp 15 miliar BUMD Bangkalan.

“Malingnya sampai hari ini masih senang-senang tanpa beban apapun, KPK harus turun tangan dan jebloskan semuanya ke penjara,” tambahnya.

“Kami pastikan akan terus panggil KPK hingga tak satupun maling tersebut lolos dari jeratan hukum,” tutup Muqsid.

Previous Post

Aktivis Jatim Soroti Tingginya Tingkat Korupsi Di Jawa Timur: Sangat Miris!

Next Post

Datangi Gedung KPK, Sekelompok Mahasiswa Minta KPK Tersangkakan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim

Related Posts

Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026
Default

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Mei 14, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Mei 13, 2026
Default

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Mei 7, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

April 26, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved