Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kejari PALUTA adakan Rapat Koordinasi, Berharap Semua Unsur Bersinergi.

Batang Onang, Padang Lawas Utara

by Aulia Rachman Siregar
Juli 15, 2025
in Default
Reading Time: 4min read
0
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Camat Batang Onang, Hadi Yusuf Nasution bersama Kejari Paluta Dan FKUB Padang Lawas Utara.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan keagamaan Masyarakat (PAKEM) di Aula KPRI Tuturi, kantor Camat kecamatan Batang Onang, Selasa (15/07).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kejari Paluta Hartam Ediyanto diwakili Kasubsi II seksi Intelijen Yunita Pasaribu, ketua MUI Kabupaten Paluta H Mukti Ali Siregar, ketua FKUB Paluta H Awaluddin Harahap, Kasi Binmas Kemenag Paluta Abdul Kawi Siregar, Camat Batang Onang Hadi Yusuf Nasution, perwakilan Badan Kesbangpol Paluta, perwakilan Dinas Pendidikan, Posda BIN Paluta, perwakilan Dandim 0212/TS diikuti oleh jajaran kepala desa, tokoh masyarakat m, tokoh agama dengan narasumber yakni Kasubsi I seksi Intelijen Kejari Paluta Puja S Tarigan.

Kegiatan dibuka oleh Kejari Paluta Hartam Ediyanto diwakili Kasubsi II seksi Intelijen Yunita Pasaribu yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka mencegah berkembangnya paham-paham yang berpotensi menyesatkan dan mengganggu ketertiban umum.

Ia menekankan bahwa pengawasan dan koordinasi lintas lembaga sangat penting guna mencegah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di bidang keagamaan.

“Koordinasi dan sinergi yang intens dari semua unsur agar tidak terjadi hal-hal yang bisa mengganggu ketertiban masyarakat di bidang keagamaan adalah salah satu langkah yang utama,” katanya.

Dalam konteks ini, pelarangan, pembubaran, dan pemberian sanksi menjadi langkah-langkah yang harus dilakukan jika ditemukan indikasi penyebaran aliran sesat.

Ia menegaskan pentingnya sinergitas semua pihak untuk mengutamakan pencegahan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Karena pencegahan dan upaya penyelesaian secara damai lebih diutamakan daripada tindakan hukum,” tegasnya.

Dari Kementerian Agama Kabupaten Paluta, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Binmas) Abdul Kawi Siregar menyatakan pentingnya sinergi antarlembaga dalam memantau dinamika keagamaan di tengah masyarakat.

“Kita harus proaktif untuk deteksi dini dan memetakan wilayah yang berpotensi menjadi tempat tumbuhnya aliran kepercayaan baru untuk menjaga kerukunan dan mencegah terjadinya penyimpangan sejak dini,” tegasnya.

Sementara, ketua FKUB Paluta H Awaluddin Harahap dalam arahannya memaparkan terkait permasalahan yang saat ini sedang terjadi yakni adanya dugaan penistaan agama yang dilakukan salah satu warga, ia berharap agar diselesaikan dengan baik dengan memperhatikan segala hal untuk kebaikan dan ketentraman bersama ditengah masyarakat.

Sebab katanya, penistaan agama itu adalah hal yang sensitif dan harus dikaji lebih dalam berdasarkan kronologis dan unsur kesengajaan serta sejumlah hal lainnya.

“Utamakan musyawarah mufakat dengan prinsip kekeluargaan demi terciptanya kerukunan dan kedamaian ditengah kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Senada, ketua MUI Kabupaten Paluta H Mukti Ali Siregar menyebutkan bahwa fokus kegiatan adalah mengantisipasi keberadaan aliran terlarang atau perilaku yang dapat mengganggu stabilitas kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara.

“Terkait permasalahan dugaan adanya penistaan agama yang saat ini sedang diproses, kami berharap agar diselesaikan dengan mengutamakan rasa kekeluargaan demi kenyamanan dan kerukunan bersama ditengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Camat Batang Onang Hadi Yusuf Nasution dalam sambutannya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas pelaksanaan rapat koordinasi PAKEM ini yang menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara aparat penegak hukum, Kementerian Agama, serta instansi terkait lainnya dalam menghadapi tantangan pengawasan aliran kepercayaan di masyarakat.

“Semoga hal-hal dan kejadian terkait keagamaan atau kepercayaan yang dapat mengganggu stabilitas sosial dapat di antisipasi sehingga kerukunan umat beragama ditengah masyarakat dapat senantiasa terjaga,” harapnya.

Peserta Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Padang Lawas Utara

Kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi dari narasumber dari Kejari Paluta Puja S Tarigan yang memaparkan tentang hal-hal yang berhubungan dengan dugaan penistaan agama serta konsekuensi hukumnya.(AR)

Tags: AgamaBatang OnangCamatPadang Lawas UtaraPALUTAPenistaan Agama
Previous Post

Kementerian Agama Provinsi NTT Serahkan 2 IJOP Pendirian Madrasah di Pulau Semau

Next Post

Operasi Jihad Maksiat di Padang Lawas Utara, Upaya Penertiban Tempat Hiburan Malam

Related Posts

Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026
Default

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Mei 14, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Mei 13, 2026
Default

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Mei 7, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

April 26, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved