Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

by Visioner Indonesia
November 22, 2018
in Liputan Diskusi
Reading Time: 3min read
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id, Malang – Pengurus Korkom Nasional ITN Malang periode 1440-1441 H melaksanakan kegiatan sholawatan sekaligus refleksi kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama oleh Komisariat lingkup HMI ITN Malang. Dengan mengundang pemantik kakanda Ali Akbar dan kakanda Rizky, sekaligus dihadiri langsung oleh Kakanda Yance selaku perwakilan KAHMI Rayan Nasional.

Iksan Aman selaku Ketua Umum Korkom Nasional ITN Malang menegaskan “ini merupakan suatu agenda bersama dari komisariat lingkup HMI ITN. Bahwa kegiatan ini adalah bentuk dari tanggung jawab kita bersama dan sebagai upaya merefleksi sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW sebagai proklamator dunia. Kita kader HMI ITN harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan ini untuk tetap kokoh dalam pendirian, selalu memiliki iman dan taqwa selama berproses di HMI”. Tegasnya.

“Kelahiran Muhammad itu pada tanggal 12 Rabiulawal tahun Gajah atau tanggal 20 April tahun 571 M. Nabi Muhammad SAW. adalah keturunan dari Qushai pahlawan suku Quraisy yang telah berhasil menggulingkan kekuasaan Khuza’ah atas kota Mekah. Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim bin Abdulmanaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah dari golongan Arab Banu Ismail. lbunya bernama Aminah binti Wahab bin Abdulmanaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah. Nabi Muhammad SAW. Beliau diserahkan oleh ibunya kepada seorang perempuan yang baik Halimah Sa’diyah dari Bani Sa’ad kabilah Hawazin, tempatnya tidak jauh dari kota Mekah. Di perkampungan Bani Sa’ad inilah Nabi Muhammad SAW.”

Begitulah yang disampaikan Kakanda Ali Akbar di Graha Insan Cita 1, Jalan Soekarno Hatta Malang, pada hari Kamis, (22/11/2018).

Lanjut Ali Akbar, Rasulullah berkata kepada para sahabatnya “Sesungguhnya Allah Azza Wajalla telah menjadikan orang-orang Yatsrib sebagai saudara-saudara bagimu dan negeri itu sebagai tempat yang aman bagimu”. Muhammad SAW sebagai Nabi terkahir dan sekaligus penutup karena Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang mengembalikan/memperbaiki penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh ummat kita terdahulu. Bersyukurlah kita memiliki Rasulullah SAW sebagai pencerah kita bersama sekaligus suri tauladan untuk kita semua, semoga kita mendapatkan syafa’at dihari yang kelak nanti. Amin. Tambahnya.

Rizky selaku pemateri selanjutnya mengatakan perjalanan Nabi Muhammad SAW tentunya betul-betul kisah yang harus sama-sama kita jadikan panutan sebab Muhammad SAW mencerminkan tokoh/pahlawan yang selalu rendah hati kepada para sahabatnya, sosok sederhana serta memiliki akidah yang luar biasa. Nabi Muhammad SAW mempunyai kelebihan dibanding dengan manusia biasa, beliau sebagai orang yang unggul, pandai, terpelihara dari hal-hal yang buruk, perkataannya lembut, akhlaknya utama, sifatnya mulia, jujur terjaga jiwanya, terpuji kebaikannya, paling baik amalnya, tepat janji, paling bisa dipercaya sehingga mendapat julukan Al-Amin dan beliau juga membawa bebannya sendiri, memberi kepada orang miskin, menjamu tamu dan menolong siapapun yang hendak menegakkan kebenaran.

Rizky pun selaku pemantik menambahkan Pada saat Nabi Muhammad SAW hampir berusia 40 th kesukaannya mengasingkan diri dengan berbekal Roti dan pergi ke Gua Hira di Jabal Nur. Rasulullah di Gua Hira beribadah dan memikirkan keagungan alam. Pada usia genap 40 th Nabi dianggkat menjadi Rasul. Beliau menerima wahyu yang pertama di gua Hira dengan perantaraan Malaikat jibril yaitu surat Al-Alaq ayat 1-5. Pada intinya sebagai kader HMI ITN dalam merefleksi perjalanan kisah Rasulullah SAW ada satu hal baru yang kita dapatkan setelah melakukan hal ini dan begitu pun tahun depan jikalau ini dilaksanakan lagi. Artinya kita sebagai kader harus memiliki gerakan dan pola fikir yang selalu cenderung pada suatu hal yang benar.

Kakanda Yance selaku perwakilan KAHMI Rayon Nasional mengatakan acara ini adalah acara ini adalah acara yang harus kita rawat bersama. Kita ketahui bersama tiap tahunnya bukan hanya kader HMI yang melaksanakan acara maulid ini melainkan seluruh ummat islam di Indonesia bahkan didunia melaksanakan kegiatan ini. Merawat silaturahmi dengan melakukan diskursus tentang ke-Nabian, ke-Tuhanan merupakan bentuk merawat nalar kita sebagai kader perjuangan. Kata kakanda Yance yang sebagai perwakilan KAHMI Rayon Nasional.

Acara ini selesai pada pukul 22.10 WIB dan dirangkaikan dengan foto bersama kader HMI ITN Malang. (Adt).

Previous Post

Siap Mengabdi ! Ini Tanggapan Faisal Calon Ketua HMJ Fisika

Next Post

Refresing Madani Ceria, Tingkatkan Kebersamaan Kader Madani ITN Malang

Related Posts

Liputan Diskusi

Bagja dan Visi Politik Generasi Muda HMI: Membangun Pemahaman Dinamika Politik untuk Masa Depan Bangsa

Februari 23, 2025
Liputan Diskusi

Sosialisasi Empat Pilar: Primus Yustisio Tekankan Pentingnya Persatuan di Ciseeng

Desember 17, 2024
Liputan Diskusi

Pilkada DKI Jakarta 2024: Menguatkan Demokrasi dan Menjaga Persatuan Warga

November 24, 2024
Liputan Diskusi

Visioner Indonesia Apresiasi PT Timah Gelar Pendidikan Inklusif Untuk Disabilitas

Juli 26, 2024
Liputan Diskusi

HMI Gelar Diskusi Publik Transformasi Digital UMKM Jadi Prioritas Penguatan Fondasi Ekonomi

April 3, 2024
Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres
Liputan Diskusi

Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres

Februari 7, 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved