Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

OJK Akan Bina ‘Pejuang Muda’ Perintis UMKM

by Aulia Rachman Siregar
Juni 1, 2016
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2min read
OJK Akan Bina ‘Pejuang Muda’ Perintis UMKM

OJK akan biayai Pejuang Pemuda

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
OJK akan biayai Pejuang Pemuda
OJK akan biayai Pejuang Pemuda

Visioner.id, Jakarta: Kelompok pemuda usia produktif bakal mendapatkan perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Khususnya pemuda yang masih usia produktif akan dibina OJK menjadi ‘Pejuang Muda’ perintis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Berdasarkan keterangan tertulis OJK, pada Selasa, 31 Mei 2016, program hasil kerja sama OJK dengan Pejuang Muda Surabaya dan sejumlah perwakilan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) itu, diperuntukan bagi sekitar 200 orang pemuda usia produktif di Surabaya, yang belum memiliki pekerjaan.

Program ini didasari insiatif pemerintah untuk menurunkan angka pengangguran dan mengembangkan kualitas hidup masyarakat. Peningkatan lapangan kerja menjadi salah satu strategi pemerintah yang tercantum dalam Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019.

Program OJK yang dikukuhkan di Kaza City Mall, Surabaya, pada Selasa tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas pemuda, juga meningkatkan pemahaman mereka mengenai pengelolaan keuangan, kewirausahaan, produk dan layanan jasa keuangan, termasuk pemanfaatannya. “Pejuang Pemuda” pun dimaksudkan untuk memudahkan para pemuda untuk mengakses LJK.

Program ini pun dibuat untuk mendorong LJK menyalurkan kredit dan pembiayaan pada pemuda dan pemula usaha. Perwakilan LJK yang terlibat dalam program ini, antara lain PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk, PT Bank Mega Tbk, PT Prudential Life Assurance, PT Asuransi Sinar Mas, dan PT Pegadaian (Persero)

Dalam keterangan tertulis dijelaskan pula tiga tahapan program tersebut. Pertama, program dimulai lewat pelatihan, yang dilaksanakan setiap Ahad pada Mei 2016. Kedua, pengukuhan program yang ditepatkan dengan ulang tahun Kota Surabaya ke-723.

Terakhir, pendampingan dalam bentuk magang dan monitoring selama dua bulan, di bawah bimbingan bapak angkat pelaku usaha sektor riil, dan LJK.

Di ujung program, OJK mengharapkan para pemuda Surabaya mendapat pengetahuan dan pengalaman sebagai bekal untuk menciptakan peluang usaha baru.

Untuk informasi, data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Agustus 2015 mencatat jumlah angkatan kerja Indonesia, sebanyak 122,4 juta jiwa. Dari jumlah itu, jumlah pendudk mendapatkan kerja hanya 114,8 juta jiwa, sedangkan 7,6 juta belum memiliki pekerjaan. (mkr)

Previous Post

Hasil Rakornas MPBPJS dengan Rekomendasi untuk Pemerintah

Next Post

Diskoperindag Sidoarjo Sosialisasikan Gerakan Budaya Belanja di Warung Tetangga

Related Posts

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved