Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Refleksi Demonstrasi Mahasiswa: ‘Kita Memang Perlu Turun ke Jalan’

by Visioner Indonesia
September 25, 2019
in Opini
Reading Time: 2min read
0
SHARES
217
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa sebagai agent of social control, salah satunya terwujud dalam aksi demo yang berlangsung beberapa hari kemarin, dan mungkin berlanjut hingga hari ini. Bukan main, aksi demo mahasiswa dari berbagai kampus itu membara di berbagai titik di tanah air. Tentunya, ibu kota Jakarta termasuk di dalamnya. Dengan pusatnya di depan gedung MPR/DPR/DPD.

Demonstrasi ini sedikit spesial dibandingkan demo-demo sebelumnya. Pertama, aksi ini membawa identitas real mahasiswa, beberapa turun ke jalan dengan jas almamater, bersikap kritis walaupun sedikit agresif. Kedua, aksi ini serentak di berbagai kampus. Sebelum-sebelumnya, mahasiswa berdemo atas kepentingan golongan tertentu, kampusnya atau menuntut tuntutan yang scope-nya kecil. Namun, demontrasi kemarin, semua mahasiswa memiliki kekhawatiran yang sama, dan duka yang sama serta memperjuangkan hak dan keadilan yang sama.

Walaupun, Kepolosan dan kemurnian niat itu dikhawatirkan ditunggangi pihak tertentu dengan tujuan politis, atau kepentingan lain. Sebagaimana terjadi kemarin, ketika ditemukan buronan teroris pada demo yang berlangsung di Slipi, Jakarta.

Ketiga, adanya dukungan dari pihak kampus. Meskipun sebagian kampus, memilih diam dan tidak memberikan idzin mahasiswanya turun ke jalan dan ikut serta berdemonstrasi. Tapi sejumlah kampus yang tidak membiarkan (baca: mengekang) kebebasan mahasiswa itu dinilai apatis atau mungkin saja, khawatir terjadi kerusuhan dengan atas nama kampus. Tapi sangat disayangkan, karena kampus seharusnya tidak menjadi jeruji bagi idealisme mahasiswa selama dalam koridor yang seharusnya.

Adapun tuntutan yang diperjuangkan adalah penolakan terhadap Revisi UU KPK, dan RUU KUHP yang dinilai melemahkan KPK dalam pemberantasan korupsi, menciderai reformasi, dan tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi. Karena berkaitan dengan aspek fundamental itulah yang memantik emosi mahasiswa dalam aksi tersebut.

Dengan hastag IndonesiaTidakBaikBaikSaja, dianggap merupakan bentuk kesal mahasiswa terhadap fenomena-fenomena yang menimpa Indonesia baru-baru ini. Kasus asap di Riau, dan kasus korupsi salah satu politisi, dan keluhan para petani. Kasus-kasus itu silih berganti menduduki rating tertinggi di berbagai situs berita. Maka wajar-wajar saja, jika mahasiswa dibuat naik darah dan menuai reaksi positif dan negatif di media publik. Alhasil, pemerintah sedikit merespon aksi mahasiswa ini dengan menunda pengesahan RUU dan UU yang ditolak mahasiswa.

Selain reaksi mahasiswa melalui demonstrasi ini cukup positif, tapi perlu digarisbawahi bahwa mahasiswa perlu siaga terhadap pihak-pihak berkepentingan agar tidak ditunggangi, dan mahasiswa perlu berpikir jernih dan bijak dengan tidak merusak fasilitas dan meminimalisir kontak fisik, atau bentrokan dengan aparat. Agar tidak jatuh korban, seperti demo di Bandung kemarin yang mengakibatkan sekitar 105 mahasiswa perlu menjalani perawatan. Serta tidak lupa bahwa mahasiswa adalah agen intelektual, diskusi publik dan dialog perlu diupayakan terlebih dahulu. Baru jika tidak direspon, mari turun ke jalan.

*Penulis adalah Rofiatul Windariana, kaderĀ HMI Cabang Pamekasan Komisariat IAIN Madura.

Tags: Agen of social controlAksi demonstrasiIndonesiaMahasiswa
Previous Post

PWI Pamekasan, Abd Aziz: Aparat yang Melakukan Tindakan Represif itu Harus Disanksi Tegas

Next Post

Presiden Jokowi Tidak Merestui RUU KUHP Di Sahkan DPR RI

Related Posts

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?
Artikel

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?

April 6, 2026
Default

Menjaga Marwah Bhayangkara: Mengapa Independensi Polri Adalah Harga Mati

Januari 30, 2026
Opini

Menagih Janji di Balik Sepatu Bot Pramono: Mengapa Jakarta 2026 Masih Menjadi Kolam Raksasa?

Januari 24, 2026
Opini

Lumbung Pangan di Balik Jeruji: Saat Penjara Menyuplai Piring Rakyat

Januari 19, 2026
Opini

Mengakhiri Demokrasi Biaya Tinggi:
Pilkada Langsung Itu Gagal: Kenapa Kita Masih Takut Balik ke DPRD?

Januari 5, 2026
Opini

The Enforcer: Mengapa Publik Semakin Menaruh Kepercayaan pada Langkah Taktis Dasco?

Januari 1, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved