Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

KORNAS MP BPJS Desak DJSN Tuntaskan Polemik Dana Investasi BP Jamsostek

by Visioner Indonesia
Februari 2, 2020
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Kornas MP BPJS, Hery Susanto.

Visioner.id – Sengkarut polemik terkait dengan pengelolaan dana investasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) yang mencuat di media pemberitaan beberapa hari ini perlu diklarifikasi dan dituntaskan oleh Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

Demikian pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Koordinator Nasional Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (KORNAS MP BPJS) Hery Susanto melalui siaran persnya di Jakarta (2/2/2020).

Menurut Hery Susanto, hal tersebut harus dilakukan secara terbuka oleh DJSN. Sebagaimana tertuang dalam UU sistem jaminan sosial nasional (SJSN) dan UU BPJS, DJSN berfungsi merumuskan kebijakan umum dan sinkronisasi penyelenggaraan sistem jaminan sosial nasional.

DJSN mempunyai tugas salah satunya yakni mengusulkan kebijakan investasi dana jaminan sosial nasional. Selain itu DJSN berwenang melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan program jaminan sosial dan melakukan pengawasan eksternal terhadap BPJS.

“DJSN harus ambil peran dalam menyelesaikan polemik terkait dengan pengelolaan dana investasi BP Jamsostek, itu isu publik yang muncul harus ditangani secara serius tidak dengan klasifikasi melalui media, BP Jamsostek mengelola dana pekerja, bukan dana APBN, manajemen BP Jamsostek harus clean and clear dalam mengelola dana pekerja tersebut,” kata Hery Susanto.

Menurut Hery Susanto, melesetnya target hasil investasi BP Jamsostek itu akibat pengelolaan investasi yang dilakukan saat ini tanpa roadmap investasi dan berpotensi menghilangkan penerimaan.

“Tidak adanya roadmap investasi itu juga disampaikan melalui Ikhtisar Hasil Pemeriksaan BPK RI yang telah melansir pelaksanaan kebijakan tata kelola investasi yang mengakibatkan hilangnya potensi penerimaan, antara lain enam properti investasi berupa tanah belum dimanfaatkan, sehingga target hasil investasi meleset,” kata Hery Susanto.

Pengelolaan Dana Investasi BP Jamsostek mustinya selain dilandasi peraturan perundangan-undangan dan peraturan teknis juga harus dilengkapi roadmap pengembangan dana investasi yang mampu dirasakan manfaatnya secara optimal bagi para pesertanya. Jika tidak maka akan terus alami hilangnya potensi penerimaan bahkan bisa alami kerugian dan tidak bisa optimal bagi peserta manfaat programnya.

Berkurangnya potensi penerimaan hasil investasi BP Jamsostek sudah terjadi sejak dua tahun terakhir yakni pada 2018 dengan capaian Rp 364 triliun dari target Rp 369 triliun, sedangkan pada tahun 2019 dicapai Rp 431 triliun dari target Rp 443 triliun.

“BP Jamsostek tidak mempunyai roadmap pengembangan investasi, ini jelas sudah kehilangan penerimaan hasil investasi, tentu saja jika rencana direksi BP Jamsostek untuk dorong kenaikan 10% dana investasi penyertaan BP Jamsostek di bidang infrastruktur dengan tanpa roadmap investasi bisa menimbulkan kerugian lebih besar lagi,” kata Hery Susanto.

KORNAS MP BPJS menekankan perlunya pengembangan dana investasi BP Jamsostek yang transparan dan mempunyai roadmap investasi.

“Transparan tidak hanya berbicara hasil, tapi juga prosesnya harus transparan agar peserta tahu ke mana dan untuk apa dana yang mereka bayarkan secara rutin dan manfaat apa yang didapat,” kata Hery Susanto.

Sebelumnya, muncul pemberitaan di media https://m.kumparan.com/sabir-laluhu/karut-marut-investasi-bp-jamsostek-1sk5PvsVOgw. Dalam hitungan hari tulisan berita itu pun hilang. Namun bisa dilacak di pemberitaan http://share.babe.news/al/pwsxbdZjQ.

“Dalam waktu dekat kami akan bersurat ke DJSN untuk segera menggelar forum terbuka dalam penyelesaian polemik pengelolaan dana investasi BP Jamsostek, Direksi dan Dewan Pengawas BP Jamsostek, BPK, OJK, KPK dan stakeholder terkait harus dihadirkan dalam forum itu, kedepannya DJSN harus membentuk Komisi Investasi untuk memonitor pengelolaan dana investasi milik pekerja di BP Jamsostek,” pungkasnya. (*)

Tags: Hery SusantoKornas MP BPJS
Previous Post

Tiga Tersangka Perusakan Rumah dan Mobil di Bulusuka Ditahan, Masyarakat Apresiasi Kinerja Polsek Tamalatea

Next Post

Untuk Aba dan Mama

Related Posts

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter
Peristiwa

Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter

April 6, 2026
Daerah

BPBD DKI Laporkan 5 RT Terendam Banjir Rob di Kepulauan Seribu

Januari 4, 2026
Daerah

Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

Januari 4, 2026
Peristiwa

Minggu, BMKG: Cuaca berawan hingga hujan terjadi di mayoritas RI

Januari 4, 2026
Peristiwa

Program Servis Motor Gratis Polri untuk Korban Banjir Sumatra Tuai Apresiasi dari Masyarakat

Desember 30, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved