
Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta melaporkan ada lima rukun tetangga (RT) di Kepulauan Seribu yang terendam akibat banjir rob hingga hari ini, Sabtu (3/1/2026) per pukul 13.00 Waktu Indonesia bagian Barat (WIB).
“BPBD mencatat saat ini terdapat 5 RT,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan lewat keterangan tertulis, Sabtu.
Dia pun memerinci wilayah yang terdampak banjir rob tersebut. Dari 5 RT yang terendam di Kepulauan Seribu, ada 1 RT di Kelurahan (Kel.) Pulau Kelapa serta masing-masing 2 RT di Kel. Pulau Panggang, dan Kel. Pulau Pari.
“Ketinggian 10 sampai 20 cm, penyebab rob. Situasi masih dalam penanganan,” ujar Yohan.
Kemudian, dia menjelaskan, terdapat fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase bulan purnama dan perigee yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.
Hal ini berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) pada 30 Desember 2025—7 Januari 2026.
“Hal tersebut menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan Bahaya/Siaga 1 pada Sabtu [3/1/2026] pukul 08.00 WIB dan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” ujar Yohan.
Lebih lanjut, BPBD DKI Jakarta mengklaim banjir di dua kelurahan Jakarta Utara yakni Kel. Marunda dan Kel. Pluit telah surut.
Tak hanya itu, Jl. RE Martadinata atau tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kel. Papanggo pun surut.
Terkait dengan upaya penanganan, kata Yohan, pihaknya mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
Genangan juga ditargetkan untuk surut dalam waktu secepatnya.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tutup Yohan.
Daftar 5 RT di Kepulauan Seribu yang terendam banjir rob:
Kel. Pulau Kelapa: 1 RT
Kel. Pulau Panggang: 2 RT
Kel. Pulau Pari: 2 RT


