Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kasus Pencatutan Logo Nasional, PMKRI Siap Gugat Simposium Pancasila

by Aulia Rachman Siregar
Juni 2, 2016
in Nasional
Reading Time: 2min read
Kasus Pencatutan Logo Nasional, PMKRI Siap Gugat Simposium Pancasila
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Indonesia visionser-. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) melakukan aksi protes dan siap menggugat symposium Pancasila terkait dicantumkannya logo PMKRI pada kegiatan symposium tersebut tanpa melalui koordinasi dan pemberitahuan.

Hal ini sampaikan secara resmi oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PMKRI, Angelo Wake Kako di Margasiswa I, Jln. Dr.Samratulangie No.I Menteng-Jakarta Pusat.
Menurut Angelo, penyelenggaraan kegiatan symposium yang bertajuk ‘Mengamankan Pancasila dari Ancaman PKI dan Ideologi Lain’ tersebut dinilai tidak etis dan merendahkan martabat PMKRI sebagai organisasi nasional yang memiliki peran besar dalam menjaga Pancasila sebagai dasar negara.

“Berbicara menjaga Pancasila, PMKRI pasti nomor satu di depan, tetapi bukan dengan cara-cara mencaplok seperti ini tanpa pengetahuan kita,” tegas mahasiswa pasca sarjana Universitas Indonesia ini.

Angelo juga menambahkan bahwa, berkaitan dengan menguatnya isu akan kebangkitan PKI, PMKRI samapai saat ini belum menemukan tanda-tanda adanya ancaman yang nyata bagi keutuhan NKRI.

Menurutnya, ancaman yang nyata saat ini adalah menguatnya gerakan ekstrimis berbasis Agama, atau gerakan radikalisme kanan yang masih mengganggu keutuhan bangsa.

Anehnya, lanjut Angelo, isu PKI kemudian dimainkan dalam bentuk perlawanan yang juga melibatkan ekstrimis kanan. Oleh sebab itu, PMKRI akan segera melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Kami akan melapor kasus ini ke pihak kepolisian dan menuntut pemulihan nama baik PMKRI,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, panitia kegiatan symposium Nasional anti PKI yang digelar di Balai Kartini mulai tanggal 1 hingga 2 Juni 2016 mencantumkan logo nasoinal PMKRI sebagai salah satu ormas pendukung kegiatan tanpa melalui koordinasi dan pemeberitahuan terlebih dahulu.
Pada tanggal 2 Juni 2016, Pengurus Pusat PMKRI menemui panitia penyelenggara kegiatan untuk meminta klarifikasi terkait hal tesebut. Namun, di tempat kegiatan, Pengurus Pusat PMKRI malah dicap sebagai PKI tanpa sebuah argumentasi yang jelas.

“Kami datang dengan itikad baik untuk meminta klarifikasi terkait pancatuman logo nasional PMKRI yang dinilai melanggar etika organisasi karena tanpa ada konfirmasi sebelumnya, tetapi kami malah dituduh mengganggu dan bagian dari PKI,” ungkap Elmo Roe,

Presidium Gerakan Kemasyarakatan PP PMKRI kepada Indonesiasatu.co. Selain itu, PMKRI dituduh tidak mendukung masalah perjuangan untuk mengamankan Pancasila.

“Saya punya satu catatan, bahwa PMKRI tidak mau mendukung masalah ini’, ungkap salah satu panitia acara sambil bergegas menuju ruangan. (MR. Vis)

Previous Post

Massa PMII Sidoarjo Gelar Aksi Peringatan Harlah Pancasila, Tak Ada Satupun Perwakilan Pemkab dan DPRD Yang Mau Menemui

Next Post

Krishna Murti Bantah Catut Nama Presiden saat Telepon Dhani

Related Posts

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang
Nasional

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Juli 22, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Jaga Jakarta Diuji di Matraman, JAN: “Kita Jaga Kota Kita, Masyarakat Jangan Terprovokasi”

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

TERPOPULER

Jaga Jakarta Diuji di Matraman, JAN: “Kita Jaga Kota Kita, Masyarakat Jangan Terprovokasi”

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved