Jakarta, – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pesan itu disampaikan saat menghadiri penutupan Pendidikan dan Latihan Dasar Nasional (Diklatsarnas) Komando Pusat Brigade Persis di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Senin (6/7/2026).
Listyo menyebut persatuan adalah fondasi utama untuk menyukseskan program-program pemerintah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Ia juga mengingatkan bahwa sinergi antarelemen bangsa menjadi kunci mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menilai ajakan ini sebagai sikap yang tepat. Kapolri tidak berbicara untuk kepentingan institusional semata, melainkan untuk kepentingan bangsa yang lebih luas.
“Kami menghormati langkah Kapolri yang terus mengingatkan pentingnya persatuan. Di tengah perbedaan pandangan yang wajar dalam demokrasi, menjaga kebersamaan adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Ketua JAN, Romadhon Jasn, Selasa (7/7/2026).
Kapolri berharap Brigade Persis dapat menjadi pelopor literasi digital di tengah masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Polri memperkuat sinergi dengan seluruh unsur masyarakat.
“Kami mendukung semangat kolaborasi ini. Namun dukungan tidak berarti kami kehilangan sikap kritis. Kritik yang membangun tetap diperlukan untuk memastikan program pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat,” tegas Romadhon.
Romadhon menambahkan, ajakan persatuan ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar perbedaan tidak berujung pada perpecahan. Hal itu sejalan dengan komitmen Polri untuk terus memperkuat sinergisitas dengan seluruh elemen masyarakat.
“Persatuan bukan alat untuk membungkam kritik. Sebaliknya, kritik yang disampaikan dengan cara santun justru memperkuat persatuan. Itu yang kami pegang,” pungkas Romadhon.






