Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Tatang Sugiarto: Amini Tembak Mati Teroris

by Aulia Rachman Siregar
Juli 5, 2017
in Default, Opini
Reading Time: 2min read
Tatang Sugiarto: Amini Tembak Mati Teroris
0
SHARES
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Keputusan Polri menggunakan diskresi terhadap seorang teroris bernama Mulyadi di Masjid Falatehan Kebayoran Lama, Jakarta menimbulkan pro kontra. Polri terpaksa menembak mati teroris tersebut setelah sang teroris menikam dua orang anggota Brimob dan sempat terjadi kejar-kejaran sampai 200 meter.

Ketua Umum HMI Cabang Surabaya Koordinator Komisariat (Korkom) Universitas Negeri Surabaya, Tatang Sugiarto mengamini tindakan Polri tersebut. Dengan tegas Tatang mendukung pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk melakukan tembak mati terhadap para pelaku terorisme.

“Para teroris memang sudah seharusnya ditindak tegas. Mereka telah mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Tatang, Rabu (5/7/2017).

Menurut Tatang, tidak ada agama yang melegalkan tindakan terorisme. Meskipun Islam selalu dijadikan label dalam setiap aksi terorisme, namun Islam tidak pernah mengajarkan tindakan yang meresahkan masyarakat. “Jadi, kalau Islam dijadikan label, itu salah,” tegasnya.

Tatang menjelaskan bahwa aksi-aksi terorisme memang sudah sejak lama berusaha memporak-porandakan negara Indonesia. Mereka sudah terorganisir dengan baik dan terus-menerus berupaya merusak keamanan nasional.

Provokasi yang biasa dibawa biasanya berupa mosi-mosi ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah, janji-janji masuk surga, dan sebagainya. Menurut Tatang, provokasi-provokasi yang dibawa teroris sebenarnya tidak memiliki landasan kebenaran dari agama apa pun. Oleh karena itu, para teroris harus dibasmi dari Tanah Air.

“Apalagi kini gerakan-gerakan ISIS terus merangsek masuk ke negara-negara Asia, maka Indonesia harus lebih hati-hati dan tegas kepada para teroris. Jangan sampai teroris dibiarkan tumbuh di negara ini. Mereka harus dibabat habis,” ujarnya.

Namun, Tatang tetap berharap agar teroris tidak langsung ditembak mati apabila masih memungkinkan. Sebaiknya sebelum ditembak mati, para teroris dilumpuhkan dan dikorek terlebih dahulu. Sebab, kalau jaringan terorisme kalau belum ditemukan maka akan kesulitan bagi petugas keamanan untuk memberantas sampai ke akar-akarnya.

Di samping itu, Tatang juga berpesan agar masyarakat ikut serta membantu petugas keamanan dalam menjaga Indonesia. “Masyarakat harus menjaga persatuan dan kesatuan. Karena kalau masyarakat sudah bersatu maka tidak mungkin pihak-pihak tertentu dapat memecah belah, termasuk teroris,” pesannya.

Menurut Tatang, biasanya jaringan teroris juga memanfaatkan perpecahan di tengah masyarakat untuk menyukseskan visi-misinya. Masyarakat yang sudah terpecah-belah sangat mudah dihasut dan dimanfaatkan untuk kepentingan oknum-oknum tertentu. “Jagalah persatuan dan kesatuan bangsa! Basmillah pelaku teroris di Indonesia!” pungkas Tatang. (muk-vis)

Previous Post

HUT Bhayangkara ke-71: Kombes Pol M. Iqbal Menyambut Harapan dari Komunitas Disable Motorcycle Indonesia (DMI)

Next Post

Jangan Lengah Tim Satgas Pangan Polri

Related Posts

Default

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Juni 10, 2026
Default

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Juni 10, 2026
Default

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Juni 6, 2026
Default

Muncar

Juni 5, 2026
Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

TERPOPULER

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved