Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Sikap Pernyataan Komahi Malang dari Hasil Diskusi Online Seputar Desa

by Visioner Indonesia
Mei 23, 2020
in Liputan Diskusi
Reading Time: 2min read
Sikap Pernyataan Komahi Malang dari Hasil Diskusi Online Seputar Desa
0
SHARES
50
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id, Jatim – Pada hari Jum’at (22/05/2020) Komahi Malang melakukan Diskusi Online, NGOBDES (Ngobrol Desa), dengan tema “Apakabar BLT”.

Sikap Komunitas Mahasiswa Hingalamamengi Malang serukan kebijakan publik, sinkronisasi kebijakan anggaran dan Mekanisme penyaluran anggaran BLT.

Ruslan Boyang Raba (Aland) menyebutkan sejumlah potensi korupsi dalam penanganan anggaran BLT Covid-19 di Desa Hingalamamengi.

Potensi korupsi antara lain saat mengelontarkan dana bantuan untuk warga yang mengalami pelemahan ekonomi karena pandemi Covid-19. Selain itu, bisa juga terjadi pungutan liar, hingga dobel pembiayaan akibat data penerima yang amburadul.

Apalagi bantuan langsung tunai (BLT) yang sudah diwajibkan dalam anggaran pendapatan belanja negara (APBN) juga terdapat dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Juga diundangkan dalam Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

“Itu pasti ada masalah kalau datanya juga bermasalah, ada orang-orang yang akan dapat dobel dan ada yang malah tidak dapat Oleh Karena itu harus ada sinkronisasi kebijakan anggaran, mekanisme penyaluran anggaran BLT serta lemanya layanan publik kepada masyarakat, dan dia menghimbaukan Mahasiswa dan pemuda Desa kawal terus kebijakan publik pemerintah Desa Hingalamamengi”, katanya peserta diskusi.

Salah Satu Peserta Diskusi Online Komahi-Malang juga menambahkan, sebetulnya pemerintah sudah banyak menerbitkan regulasi dalam hal kebijakan anggaran di masa pandemi Covid-19, dari Instruksi Presiden (Inpres) hingga Surat Edaran (SE).

Dalam diskusi online tersebut salah satu pembicara Ermas Wati Lama Dike, pun merekomendasikan agar pemerintah Desa wajib membuat item khusus untuk anggaran APBDES 1M. Dan Anggaran dana itu 1M itu dipangkas 30% untuk BLT, jadi hanya 300 juta. Sementara jumlah penerima 228 KK Dengan Per KK Rp.600.000 untuk 3 bulan, itu saja melebihi 30%. Katanya.

Lanjutnya, agar penggunaannya jelas dan dapat dilaporkan secara berkala dan tidak ada pembekakan Anggaran, pemerintah menyertakan besaran dana yang sudah digunakan. Jelasnya.

“Selain itu, pemerintah juga diminta membuat transparansi data masyarakat miskin dan yang telah mendapatkan bantuan PKH dan BPNT serta melakukan sinkronisasi kebijakan anggaran dengan tepat sasaran dan juga harus adanya kebijakan untuk melakukan standarisasi kriteria penerima BLT agar lebih tepat sasaran sehingga tdk menimbulkan kecurigaan maupun kecemburuan sosial.” Tandasnya.

Dalam hasil diskusi tersebut menghasilkan pernyataan sikap yakni Ketua Umum Komahi Malang Fajri Ismail Opong Datoq mendesak pemerintah Desa Hingalamamengi sebagai berikut:

1. Melakukan transparansi anggaran BLT kepada masyarakat.

2. Melakukan transparansi data masyarakat miskin yang mendapat bantuan langsung tunai.

3. Meminta Data PKH dan BPNT dll.

4. Mendesak dengan keras kepada BPD dan PEMDES agar selalu mendengar aspirasi rakyat Desa Hingalamamengi.

 

Previous Post

Organisasi Mahasiswa As-Syahidul Kabir Akhirnya Diberi Nama ALMASBIR

Next Post

Gelagah Bersatu Melawan Corona

Related Posts

Liputan Diskusi

Bagja dan Visi Politik Generasi Muda HMI: Membangun Pemahaman Dinamika Politik untuk Masa Depan Bangsa

Februari 23, 2025
Liputan Diskusi

Sosialisasi Empat Pilar: Primus Yustisio Tekankan Pentingnya Persatuan di Ciseeng

Desember 17, 2024
Liputan Diskusi

Pilkada DKI Jakarta 2024: Menguatkan Demokrasi dan Menjaga Persatuan Warga

November 24, 2024
Liputan Diskusi

Visioner Indonesia Apresiasi PT Timah Gelar Pendidikan Inklusif Untuk Disabilitas

Juli 26, 2024
Liputan Diskusi

HMI Gelar Diskusi Publik Transformasi Digital UMKM Jadi Prioritas Penguatan Fondasi Ekonomi

April 3, 2024
Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres
Liputan Diskusi

Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres

Februari 7, 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Pondasi Sistem Logistik Nasional: Refleksi Pengabdian dan Estetika Konstitusi

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

TERPOPULER

Pondasi Sistem Logistik Nasional: Refleksi Pengabdian dan Estetika Konstitusi

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved