Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

by Visioner Indonesia
Juni 10, 2026
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – Publik selama ini hanya bisa menduga. Tapi kali lain. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memilih buka suara: ia kerap menerima pesan WhatsApp berisi titipan agar anak seseorang diloloskan dalam rekrutmen Akpol.

“Mohon maaf, saya tidak bisa bantu,” ujar Listyo di Rakorwas Kompolnas, Rabu (10/6/2026).

Pernyataan ini bukan sekadar ucapan. Ini adalah pecah kebisuan di lingkungan kepolisian tentang praktik titipan yang selama ini menjadi rahasia umum.

Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) langsung merespon. Ketua JAN, Romadhon Jasn, menilai pengakuan Kapolri sebagai momen penting bagi hubungan Polri dan rakyat.

“Ini yang selama ini publik tunggu. Bukan hanya kerja keras, tapi keberanian bicara jujur. Rakyat sekarang punya alasan untuk percaya bahwa Polri serius berbenah,” ujar Romadhon, kepada media.

Kapolri bahkan menyebut titipan tak hanya datang dari kalangan biasa, tapi juga dari pejabat dan mantan pimpinan Polri. Tekanan itu nyata. Tapi Listyo memilih menolak.

“Kalau kami bantu satu, yang lain pasti tahu. Lebih baik dimarahi,” tegasnya.

Romadhon menyebut sikap ini sebagai keberanian yang tidak dimiliki semua pemimpin. Karena menolak titipan dari lingkungan sendiri resikonya besar: dimusuhi, dijauhi, bahkan dijatuhkan.

“Tapi lihat Pak Kapolri. Beliau memilih rugi secara relasi demi menjaga institusi. Ini teladan untuk seluruh aparatur negara,” imbuhnya.

Yang menarik, Kapolri tidak berhenti di pengakuan. Ia memastikan proses rekrutmen Akpol tahun ini berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Bahkan As SDM Irjen Anwar sudah berulang kali mengingatkan agar tidak ada intervensi dari siapa pun.

“Masyarakat tidak perlu ragu. Kapolri sendiri yang membuka pintu untuk diawasi,” ujar Romadhon.

Tentu, pengakuan saja tidak cukup. JAN juga menyadari bahwa kepercayaan publik hanya bisa dibangun dengan bukti, bukan kata-kata. Tapi setidaknya, untuk pertama kalinya dalam waktu lama, ada pemimpin kepolisian yang bicara terbuka soal penyakit lama ini.

“Rakyat akan mengawal. Bukan karena curiga, tapi karena ingin mendukung Polri yang bersih. Sekarang publik punya pegangan: Kapolri sudah bilang tidak ada titipan. Maka jika ada yang lolos lewat belakang, rakyat berhak protes,” pungkas Romadhon.

JAN berharap keberanian Kapolri menular ke seluruh jajaran. Karena pada akhirnya, rakyat tidak butuh polisi yang hebat di atas kertas. Mereka butuh polisi yang bisa dipercaya.

Previous Post

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Related Posts

Default

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Juni 10, 2026
Default

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Juni 6, 2026
Default

Muncar

Juni 5, 2026
Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026
Default

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Mei 14, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

TERPOPULER

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved