Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PSDA PBHMI : Sudah waktunya BBM Ramah lingkungan

by Aulia Rachman Siregar
September 13, 2020
in Liputan Diskusi
Reading Time: 2min read
PSDA PBHMI : Sudah waktunya BBM Ramah lingkungan
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – Merespon rentannya isu lingkungan khususnya kualitas udara kota-kota besar akibat penggunaan kendaraan bermotor, Pengurus Besar Himpunan mahasiswa Islam (PB HMI) meminta pemerintah masifkan kampanye pengunaan Bahan bakar Minyak (BBM) ramah lingkungan kepada masyarakat.

“Harus diakui, bahwa secara ekologis, kualitas udara Indonesia, khususnya di kota-kota besar saat ini sedang dalam taraf yang mengkhawatirkan. Bahkan lebih beresiko dari bahaya rokok” ungkap Fungsionaris PB HMI Saddam Syarif dalam serial diskusi publik via webinar Zoom Meeting pada Sabtu (12/09).

Menurutnya, penyebab utama tinggi polusi udara adalah penggunaan BBM dengan tingkat indeks oktan yang rendah seperti BBM jenis premium dan pertalite yang masih menjadi primadona pengguna kendaraan bermotor Indonesia.

“Kami menilai Pemerintah melalui kementrian dan lembaga terkait berkewajiban memahamkan masyarakat akan bahaya penggunaan jenis BBM yang sangat berisiko bagi kualitas udara dan secara otomatis menggangu kesehatan dan kualitas hidup masyarakat ini”, terang Sadam.

Pemerintah, tambah Sadam, harus secara konsisten mendorong penggunaan BBM yang rendah emisi karbonnya demi tercapainya komitmen pemerintah dalam mewujudkan indonesia sebagai negara ramah lingkungan, Di samping harus tetap memperhatikan daya beli masyarakat dengan insentif fiskal berupa subsidi yang proporsional.

“Bijaksananya, Masyarakat seharusnya turut mengambil bagian dalam memulihkan tingkat polusi udara ini dengan menggunakan jenis BBM yang lebih ramah lingkungan seperti pertamax. Di sisi lain secara otomotif penggunaan BBM berkualitas oktan rendah juga berisiko bagi mesin kendaraan akibat sistem pembakaran yang tidak sempurna”, ujar Saddam menyarankan.

Turut hadir sebagai pemateri dalam webinar diskusi publik dengan tema “Sudah waktunya BBM Ramah lingkungan” tersebut ketua bidang Pengembangan Sumber daya Alam (PSDA) PB HMI Andi Satria mengingatkan bahwa Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 20 Tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, merupakan payung hukum yang sudah saatnya diterapkan secara konsekwen oleh pemerintah.

“Penggunaan BBM jenis premium dan pertalite sudah tidak relevan dengan sistem tata kota modern yang mensyaratkan kebersihan lingkungan dan bebas polusi seperti ibukota Jakarta dan kota-kota besar lainnya” ungkap Satria.

Sebagai kesimpulan, moderator diskusi publik Ardiman memimpin puluhan peserta diskusi, secara virtual mendeklarasikan penggunaan BBM ramah lingkungan sebagai komitmen bersama milenial Indonesia khususnya dalam berkontribusi terhadap isu lingkungan hidup Indonesia. (CQ)

Previous Post

Pemerintah wajib tugaskan Pertamina Jual BBM Ramah Lingkungan

Next Post

FALYASBIR mengutuk keras penusuk Syekh Ali Jaber

Related Posts

Liputan Diskusi

Bagja dan Visi Politik Generasi Muda HMI: Membangun Pemahaman Dinamika Politik untuk Masa Depan Bangsa

Februari 23, 2025
Liputan Diskusi

Sosialisasi Empat Pilar: Primus Yustisio Tekankan Pentingnya Persatuan di Ciseeng

Desember 17, 2024
Liputan Diskusi

Pilkada DKI Jakarta 2024: Menguatkan Demokrasi dan Menjaga Persatuan Warga

November 24, 2024
Liputan Diskusi

Visioner Indonesia Apresiasi PT Timah Gelar Pendidikan Inklusif Untuk Disabilitas

Juli 26, 2024
Liputan Diskusi

HMI Gelar Diskusi Publik Transformasi Digital UMKM Jadi Prioritas Penguatan Fondasi Ekonomi

April 3, 2024
Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres
Liputan Diskusi

Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres

Februari 7, 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved