Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Monopoli Proyek Strategis Nasional, PB HMI Sebut LBP Merusak Marwah Kabinet dan Kepemimpinan Jokowi

by Visioner Indonesia
September 21, 2020
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Joko Widodo di periode kedua pemerintahannya mengubah nomenklatur kementrian Koordinator Kemaritiman menjadi kementrian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) agar lingkup tugas kementerian ini bisa lebih luas, tak hanya mencakup soal maritim.

Tercatat, kementerian yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan ini mengurusi berbagai bidang antara lain pariwisata, energi, transportasi, kehutanan, perikanan, lingkungan hidup, kedaulatan negara, pemerataan ekonomi, infrastruktur, perubahan iklim, ketahanan bencana, hingga revolusi mental.

Menyikapi ambiguitas porsi kerja menko marves yang sangat luas dan tidak biasa ini, Pengurus Besar Himpunan mahasiswa Islam (PB HMI) menilai Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) seperti sedang merendahkan marwah Kabinet Indonesia Maju Jilid 2 Presiden Jokowi.

“Sangat berbahaya jika semua urusan ekonomi dan investasi negara hanya dikoordinir oleh seorang menteri koordinator yang kontraversial dan pastinya minim prestasi, apalagi yang bersangkutan sampai berinisiatif melalukan deal bisnis pada projek strategis  secara tertutup dengan pihak asing”, ujar juru bicara PJ Ketua umum PB HMI Sadam Syarif di Jakarta pada Senin (21/09).

Sebagai pejabat publik, ungkap Sadam,  Pak LBP tak seharusnya terlihat arogan di hadapan publik yang sedang dilanda krisis ekonomi-sosial akibat pandemik Covid-19 dan tentunya krisis panutan, dengan memonopoli hampir semua proyek strategis nasional dalam kabinet kali ini.

“Monopoli tugas kerja kementrian yang tidak proporsional ini sangat merendahkan marwah Kabinet kerja presiden Jokowi,  yang pada akhirnya publik juga akan menilainya sebagai tindakan yang merendahkan martabat kepemimpinan presiden Jokowi. Karena publik menyadari betul, bahwa penetapan nomenklatur dan wilayah kerja kemenko Marves ini bukan merupakan kehendak prerogatif  presiden secara independen”, tambahnya.

Meski demikian aktivis HMI asal Kupang ini menaruh harapan besar kepada Menko Marves LBP. Semoga beliau tetap diberikan kesehatan dan kinerja yang lebih produktif, bukan justru merugikan masa depan sumber daya alam Indonesia akibat praktek investasi yang tidak berkualitas dan tidak ekologis.

“Kami minta instrumen pengawasan kinerja dan keuangan dari lembaga negara terkait seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), Ombusdman RI dan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) untuk lebih ketat mengontrol dan mengawasi kinerja dan aktivitas keuangan di setiap kementrian dan lembaga negara di masa pandemi ini, sehingga pencapaian pembangunan ekonomi Nasional yang berkelanjutan bisa dipertanggungjawabkan dan menjadi legacy bagi presiden Jokowi beserta kabinetnya”, tutup Sadam.

Previous Post

Presiden KP2IT : EBIT T.,SH Ingatkan Pemerintah Gelar Doa Secara Nasional Melawan Wabah Covid-19

Next Post

Melibatkan Politisi, PB HMI Desak KPK Supervisi Kasus Djoko Chandra

Related Posts

Default

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Juni 10, 2026
Default

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Juni 10, 2026
Default

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Juni 6, 2026
Default

Muncar

Juni 5, 2026
Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

TERPOPULER

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved