Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Melibatkan Politisi, PB HMI Desak KPK Supervisi Kasus Djoko Chandra

by Visioner Indonesia
September 22, 2020
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menyikapi kompleksnya modus penyuapan yang dilakukan oleh terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra terhadap oknum lembaga penegakan hukum, Kejaksaan Agung, Kepolisian RI hingga oknum Politisi, pengurus besar Himpunan mahasiswa Islam (PB HMI) mendesak KPK untuk segera melakukan supervisi terhadap kasus korupsi yang kini ditangani oleh Kejaksaan Agung juga Bareskrim Polri.

“Akan sangat beresiko dan tendensius jika lembaga penegakan hukum seperti Kejaksaan Agung dan kepolisian RI terus memaksakan kehendaknya untuk menuntaskan kasus dengan predikat extra ordinary crime ini”, ujar Ketua PB HMI Andri Cahya Irawan di Jakarta pada Sabtu (21/09/2020).

Keterlibatan oknum jaksa dan beberapa perwira tinggi kepolisian dalam kasus ini, ungkap Andri, mengindikasikan bahwa terdapat upaya sistematis dan terorganisir agar tersangka buron Djoko Tjandra bisa terhindar dari jeratan hukum.

“Terbukti kini muncul tersangka baru bernama Andi Irfan Jaya yang sebelumnya merupakan seorang ketua Bapilu Partai Nasdem Sulawesi Selatan. Itu artinya, Dugaan keterlibatan oknum DPR bisa menjadi klaster tersangka berikutnya yang patut dipertimbangkan oleh KPK”, terang Andri.

Andri menambahkan bahwa, Pola mega korupsi yang merugikan triliunan rupiah uang negara seperti pada kasus Djoko Tjandra selalu melibatkan pihak legislatif khususnya pada fraksi partai politik dan komisi terkait. Ini akan menjadi babak baru pengungkapan kasus korupsi yang sudah tertunda sejak belasan tahun lalu ini

“Dalam hal ini, KPK dengan segala legitimasi dan instrumen penyelidikan yang handal, menjadi satu-satunya lembaga penegakan hukum yang relevan untuk menuntaskan kasus ini. PB HMI mendesak KPK untuk segera melakukan supervisi, KPK memiliki legitimasi dan instrumen penyelidikan kompeten untuk membongkar kasus ini, KPK harus berani bertindak tegas terhadap tindak pidana korupsi yang disinyalir melibatkan komisi III DPR RI dari kader partai nasdem,” tegas Andri.

Seperti diketahui, pada Kamis, 17 September 2020, Kejagung menyebut Djoko Tjandra menyediakan imbalan US$ 1 juta atau setara Rp 150 miliar untuk Jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait proposal kepengurusan fatwa bebas di MA.

“Namun uang akan diserahkan melalui pihak swasta yaitu Andi Irfan Jaya selaku rekan PSM (Pinangki). Hal itu sesuai dengan proposal ‘action plan’ yang dibuat oleh keduanya kepada Djoko Tjandra,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono melalui keterangan tertulis.

Previous Post

Monopoli Proyek Strategis Nasional, PB HMI Sebut LBP Merusak Marwah Kabinet dan Kepemimpinan Jokowi

Next Post

Mangrove Terancam Mati, Jong Halmahera 1914 Kritik Sikap Pemda.

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved