Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Jaringan Aktivis Nusantara Nilai Kabupaten Bogor Berkembang Pesat Dibawah Kepemimpinan Ade Yasin

by Visioner Indonesia
Mei 8, 2022
in Default
Reading Time: 4min read
0
SHARES
107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bogor,- Jaringan Aktivis Nusantara Bogor Raya menilai tertangkapnya Ade Yasin Bupati Bogor nonaktif membuat Kabupaten Bogor kembali sulit menemukan pemimpin yang memiliki program-program baik untuk kemajuan Kabupaten Bogor. 

M Hafiz Azami Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara mengatakan kejadian tersebut membuat seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor sedih.

“Selama kepemimpinan Bu Ade, banyak program yang baik untuk masyarakat. Bu Ade juga dikenal oleh masyarakat sebagai pemimpin yang memiliki rasa empati yang besar” Ungkap Hafiz kepada awak media, di Bogor, (05/05/2022) 

Program-program baik yang diinisiasi oleh Bu Ade lewat pancakarsa terbukti mampu mendorong sisi lain Kabupaten Bogor yang belum terjamah seperti Pendidikan, Kesehatan, dan Pembangunan yang relatif belum merata. 

“Lewat samisade pembangunan desa hari ini tumbuh begitu cepat. Hal itu langsung bisa dirasakan oleh pemerintah Desa. Pembangunan di desa-desa cukup merata.”

“Selain itu ada program Bogor Cerdas. Hadirnya program ini pun mampu dirasakan sekitar 1.500-an pemuda yang mendapat beasiswa dari pemkab Bogor. Adanya program ini kami berdampak positif pada indeks pembangunan pemuda di Kabupaten Bogor,” jelasnya. 

Hafiz melanjutkan, dari segi pembangunan desa naik secara signifikan. Berdasarkan data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyatakan, Kabupaten Bogor nihil desa berstatus tertinggal mulai tahun ini. 

Kemendes PDTT juga menyatakan bahwa empat desa di Kabupaten Bogor yang pada 2020 lalu masih berstatus desa tertinggal, kini telah naik status menjadi desa berkembang.

Empat desa tersebut, yaitu Cilaku di Kecamatan Tenjo, Wirajaya di Kecamatan Jasinga, serta Sukarasa dan Buanajaya di Kecamatan Tanjungsari. 

Data Kemendes PDTT tersebut menunjukkan banyak kemajuan lainnya dari desa di Kabupaten Bogor, seperti halnya desa mandiri, di mana sebelumnya hanya berjumlah 29 desa, kini naik menjadi 48 desa.

Kemudian, desa maju dari sebelumnya berjumlah 131 desa menjadi 188 desa. Jumlah desa berkembang yang sebelumnya tercatat ada 252 desa, kini tersisa sebanyak 180 desa. 

Tidak hanya itu, sebanyak 18 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Bogor juga mampu berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Masih kata Hafiz, pembangunan Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) patut diacungi jempol seperti di tahun 2021 beberapa program yaitu pembangunan Jembatan Rawayan, ruang terbuka publik, dan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Jembatan Rawayan misalnya, Pada tahun 2021 DPKPP menargetkan membangun 33 jembatan rawayan di 22 kecamatan – 29 desa. Hal dasar infrastruktur sebagai mobilitas penunjang ekonomi masyarakat, sampai dengan 25 November 2021,jembatan rawayan telah 100% ada 16 jembatan rawayan tersebar di 15 (limabelas) kecamatan dan 16 (enam belas) desa.

Selanjutnya ruang terbuka publik yang ditargetkan sebanyak 8 titik yang tersebar di Kabupaten Bogor, yaitu Alun – Alun Kabupaten Bogor Tahap II, Taman Tematik Kec. Cariu, Taman Tematik klapanunggal, Taman Tematik Jasinga, Taman Tematik Leuwiliang, Taman Median Jl. Alternatif Sentul, Taman Underpass Tahap 2 (Sodetan) lanjutan dan Taman Median Jl. Tegar Beriman. Sampai dengan tanggal 15 November 2021, pembangunan yang sudah mencapai 100% yaitu Alun – Alun Kabupaten Bogor Tahap II, Taman Tematik Klapanunggal dan Taman Tematik Cariu.

Begitupun RTLH di Kabupaten Bogor dalam menuntaskan pemukiman kumuh. Pada tahun 2021 ini, Pemerintah Kabupaten Bogor merencanakan alokasi bantuan sebanyak 2.000 Unit untuk calon penerima bantuan yang tersebar di 40 Kecamatan meliputi 392 Desa dan 17 Kelurahan sasaran melalui mekanisme bantuan sosial. Sampai dengan tanggal 25 November 2021, dari target 2000 unit, yang sudah menerima bantuan rutilahu sebanyak 1625 unit.

Perkembangan Kabupaten Bogor dari aspek perekonomian di era Bupati Ade Yasin menurut Hafiz juga cukup mentereng, di mana Kabupaten Bogor tahun lalu mampu membukukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp3,7 triliun pada tahun 2021 atau melampaui target yang ditetapkan senilai Rp3,3 triliun. 

Pendapatan daerah dinaikkan dari Rp 6,7 triliun menjadi Rp 7,9 triliun. Dengan kenaikan Rp 1,2 triliun itu pendapatan daerah meningkat 18,35 persen dari perkiraan semula.

“Ini pencapaian yang luar biasa, ditengah pandemi justru PAD Bogor meningkat cukup tinggi. Tentunya uang tersebut bisa digunakan untuk percepatan pemulihan ekonomi Kabupaten Bogor,” tegasnya. 

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Hafiz itu mengaku dalam kasus yang menjerat Ade Yasin, dirinya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Sekalipun banyak hal yang menurut kami agak janggal dalam pemberitaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bu Ade. Bagi kami, siapa otak dalam kasus suap opini WTP ini masih bisa dipertanyakan.”

“Namun kita tetap ikuti terus proses hukumnya. Selain itu Kami dan beberapa elemen kepemudaan lainnya juga sedang melakukan kajian terkait kasus yang sedang dihadapi Bu Ade,” Tutup Hafiz.

Previous Post

Diduga Korupsi Dana Covid-19, Masyarakat Desak Kapolres Muna Periksa Plt Kades Loghiya

Next Post

Gagas Nusantara Apresiasi KKP-POLRI Gagalkan Penyeludupan Karang Nias

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

TERPOPULER

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved