
Jakarta – Panglima TNI Andika Perkasa segera masuki masa pensiun pada bulan Desember 2022 nanti. Sejumlah nama Jenderal dari tiga matra pun digadang-gadang akan mengisi posisi pucuk pimpinan TNI.
Menanggapi hal itu, Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn menilai figur pemimpin yang paling layak menggantikan Panglima TNI Andika Perkasa adalah Laksamana Yudo Margono.
Menurutnya, ada sejumlah alasan mengapa Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) itu sangat layak menjadi Panglima TNI.
“Sekalipun memilih Panglima TNI adalah hak prerogatif Presiden, namun ada sejumlah alasan yang mendasari mengapa Laksamana Yudo layak menjadi Panglima TNI,” ucap Romadhon kepada pers, di Jakarta (15/11).
“Pertama, soal sistem rotasi kepemimpinan TNI di era Presiden Jokowi. Sistem ini diakui banyak pihak sangat berhasil mereduksi ego sektoral antar matra di tubuh TNI,” imbuhnya.
“Kedua, soal kualitas leadership calon Panglima TNI. Dalam hal ini, kemampuan ataupun kualifikasi yang dimiliki para pimpinan di setiap matra relatif sangat mumpuni,” bebernya.
Lebih lanjut, Romadhon dalam wawancaranya sangat menitikberatkan pada soal sistem rotasi yang telah menjadi tradisi di tubuh TNI. Baginya, sistem ini menjadi indikator kuat solidnya TNI dalam satu dasawarsa terakhir.
“Presiden Jokowi telah membangun fondasi yang sangat baik dalam soal regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI. Keputusannya merotasi pimpinan membuat TNI bertambah solid,” ucap Romadhon.
“Dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir, setiap pimpinan matra di TNI mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi Panglima TNI,” lanjut Romadhon.
Di samping itu, menurut Romadhon ada faktor lain yang sifatnya sangat urgen bagi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Di luar soal tradisi rotasi kepemimpinan yang sangat kami apresiasi, kami melihat soal lain yang sangat dibutuhkan negara saat ini, yakni soal menjaga kedaulatan NKRI di wilayah maritim,” tambahnya.
“Beberapa tahun terakhir, kedaulatan laut kita kerap diusik oleh asing. Yang terbaru adalah konflik di laut China Selatan. Bagi kami, bangsa ini harus menaruh perhatian lebih pada lautan,” tegasnya
Menimbang sejumlah alasan yang telah dipaparkannya, pria kelahiran Madura itu berharap Presiden Jokowi melabuhkan pilihannya kepada Marsekal Yudo Margono sebagai penerus Panglima TNI Andika Perkasa.
“Menimbang sejumlah alasan yang telah kami paparkan, kita sangat berharap Presiden Jokowi melabuhkan pilihannya kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Marsekal Yudo Margono,” katanya.
“Lautan kita yang besar dan luas ini harus lebih diperkuat. Jangan sampai asing kembali mengusik kedaulatan kita. Kita harus berdaulat di darat, udara dan juga laut,” pungkas Romadhon.
