Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

ERP Jakarta Belum Tuntas: Siap Jalan, Tapi Masih Berat di Rakyat

by Visioner Indonesia
Mei 28, 2025
in Daerah, Ekonomi
Reading Time: 2min read
ERP Jakarta

Jakarta, Visioner ,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah memfinalisasi kebijakan Electronic Road Pricing (ERP) sebagai salah satu jurus mengatasi kemacetan yang kian parah di ibu kota. Namun, langkah ini menuai tanya, terutama dari sisi kesiapan sistem pendukung dan keadilan sosial bagi masyarakat bawah.

Rencana penetapan tarif ERP yang disebut-sebut bisa mencapai Rp 20 ribu per lintasan, memunculkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap mobilitas warga berpendapatan rendah. Survei JAMMA menunjukkan sebagian besar responden menilai tarif ideal berada pada rentang Rp 10.000–13.000, dengan catatan: layanan transportasi publik harus diperluas dan benar-benar layak.

Jaringan Masyarakat Madura Jakarta (JAMMA) menilai ERP sebagai langkah progresif yang perlu dikawal secara cermat. “Kebijakan ini bisa jadi titik balik, tapi hanya jika dirancang dengan memperhatikan daya tahan ekonomi rakyat,” ujar Ketua Umum JAMMA, Edi Homaidi, Selasa (28/5)

JAMMA memberikan empat catatan kritis. Pertama, tarif ERP perlu ditekan agar tidak sekadar menjadi pajak baru. Rentang Rp 10.000–13.000 dinilai masih realistis dan adil. Kedua, seluruh pendapatan dari ERP sebaiknya dikembalikan langsung ke warga dalam bentuk subsidi transportasi umum, terutama bagi 15 golongan penerima manfaat seperti yang selama ini dilindungi oleh kebijakan Gubernur Pramono Anung.

Ketiga, pengecualian atau potongan tarif harus menyasar pelaku ekonomi informal seperti ojek online, pedagang kecil, dan pengantar barang. “Mereka bukan penyumbang utama kemacetan, tapi bisa jadi korban pertama kebijakan ini jika tidak dilindungi,” tambah Edi.

Keempat, konektivitas angkutan publik perlu disempurnakan. Banyak kawasan pinggiran seperti Cakung, Cilincing, dan Kalideres masih minim jangkauan Transjakarta atau MRT. JAMMA menekankan perlunya ekspansi rute dan integrasi penuh antar moda sebelum ERP diterapkan.

Meski menyampaikan kritik, JAMMA tetap menyatakan dukungan bersyarat terhadap ERP. Edi menegaskan kesiapan JAMMA membantu sosialisasi kebijakan ini di basis-basis warga Madura Jakarta, terutama di kawasan padat yang paling terdampak.

JAMMA juga mendorong agar Pemprov DKI membentuk forum evaluasi berkala yang melibatkan organisasi masyarakat sipil, pakar transportasi, dan perwakilan komunitas. Tujuannya: memastikan ERP tidak berjalan elitis dan tetap transparan.

ERP bisa menjadi warisan kebijakan berani dari Gubernur Pramono Anung—tapi hanya jika dilaksanakan dengan sensitivitas sosial dan keterbukaan publik. “Jangan sampai jalan jadi berbayar, tapi rakyat tidak punya jalan keluar,” pungkas Edi.

Previous Post

Kopdes Merah Putih Resmi Terbentuk di Desa Kedungrejo, Muncar, Banyuwangi.

Next Post

JAN Apresiasi Polri Presisi: 10.353 Preman Ditindak dalam 25 Hari

Related Posts

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina
Daerah

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

Agustus 20, 2026
Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT
Daerah

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Agustus 20, 2026
Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana
Daerah

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Agustus 20, 2026
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir
Daerah

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Agustus 19, 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

TERPOPULER

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved