Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Wihaji di Tanjungpinang: KB Gratis dan Gizi Seimbang, Dua Pilar Menuju Keluarga Indonesia Sejahtera

by Visioner Indonesia
Oktober 26, 2025
in Nasional
Reading Time: 3min read
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNGPINANG — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, kembali menunjukkan kiprah nyata dengan turun langsung ke lapangan. Dalam kunjungannya ke Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (23/10/2025), Wihaji meninjau langsung pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis di Puskesmas Batu 10, sekaligus memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efektif di wilayah kepulauan. Dua agenda besar ini menjadi bukti bahwa arah kebijakan BKKBN kini semakin fokus pada keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa.

Kegiatan pelayanan KB gratis di Puskesmas Batu 10 merupakan bagian dari rangkaian Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Nasional (ADUJAKNAS) 2025, yang puncaknya digelar pada malam hari. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan KB gratis dengan berbagai metode kontrasepsi seperti IUD, implan, suntik, pil, dan kondom, semuanya diberikan tanpa biaya. Selain itu, peserta juga menerima paket sembako sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas partisipasi mereka dalam program pengendalian penduduk yang sehat dan berkelanjutan.

Menteri Wihaji menegaskan bahwa pelayanan KB gratis merupakan hasil sinergi kuat antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan pemerintah daerah melalui fasilitas Puskesmas. “Program ini menjadi bagian dari upaya kita mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan prinsip menghindari 4T, terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, dan terlalu banyak. Dengan pengendalian ini, kita ingin mewujudkan keluarga yang sehat secara fisik, mental, dan sejahtera secara ekonomi,” ujar Wihaji. Ia menambahkan bahwa perencanaan keluarga adalah pondasi utama mencetak generasi unggul menuju masa depan bangsa yang lebih berkualitas.

Upaya Wihaji ini disambut positif oleh berbagai kalangan. Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menyebut langkah tersebut sebagai bukti bahwa pemerintah tidak hanya berbicara tentang pembangunan dari pusat, tetapi juga turun langsung menyapa masyarakat di lini bawah. “Kebijakan Wihaji mencerminkan keberanian baru birokrasi yang lebih manusiawi dekat, solutif, dan menyentuh,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (26/10).

Selain pelayanan KB gratis, Wihaji juga meninjau dapur pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Basuki Rahmat, Tanjungpinang. Ia memastikan bahwa distribusi makanan bergizi berjalan sesuai standar keamanan pangan, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah kepulauan. Dengan pendekatan lintas program KB dan gizi, Wihaji menekankan pentingnya membangun keluarga berkualitas dari dua arah: perencanaan kelahiran dan pemenuhan gizi anak.

Menurut Romadhon Jasn, kolaborasi dua kebijakan ini adalah terobosan yang efektif dan visioner. “Ini bukan sekadar dua program, tapi satu napas kebijakan keluarga Indonesia yang utuh. KB mengatur kelahiran, gizi menjaga masa depan,” katanya dengan nada optimistis. Ia juga menilai bahwa keberanian Wihaji turun langsung ke dapur dan puskesmas adalah contoh kepemimpinan yang harus ditiru oleh jajaran di bawahnya.

Program KB gratis yang dikolaborasikan dengan MBG memiliki dampak sosial yang luas. Selain menekan angka kelahiran tidak terencana, program ini juga menggerakkan ekonomi lokal melalui pengadaan bahan pangan, tenaga dapur, dan keterlibatan UMKM penyedia logistik. Ini menegaskan bahwa pembangunan keluarga sejatinya juga pembangunan ekonomi rakyat.

Di sisi lain, Wihaji mengingatkan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas KB dan MBG secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa semua program ini tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif masyarakat. “Pemerintah hanya memfasilitasi, tapi kuncinya ada di keluarga itu sendiri seberapa sadar mereka merencanakan masa depan anak-anaknya,” ujarnya dengan tegas.

Romadhon Jasn kembali memberikan refleksi yang dalam. “Apa yang dilakukan Wihaji hari ini menunjukkan bahwa pembangunan keluarga bukan teori, tapi kerja nyata di lapangan. Dari Puskesmas hingga dapur gizi, dari KB gratis hingga MBG, semua menyatu dalam cita besar menuju Generasi Emas 2045,” pungkasnya.

Previous Post

Pertamina Raih 11 Penghargaan Soebroto 2025: Inovasi Energi, Dedikasi, dan Cermin Cinta Publik

Next Post

AI Komdigi: Antara Janji 90 Juta Pekerjaan dan Kenyataan 7 Juta Pengangguran

Related Posts

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026
Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Nasional

Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih

April 11, 2026
Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 
Nasional

Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 

April 11, 2026
Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir
Nasional

Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir

April 6, 2026
Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya
Nasional

Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya

Maret 20, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved