Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Wihaji di Tanjungpinang: KB Gratis dan Gizi Seimbang, Dua Pilar Menuju Keluarga Indonesia Sejahtera

by Visioner Indonesia
Oktober 26, 2025
in Nasional
Reading Time: 3min read
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNGPINANG — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, kembali menunjukkan kiprah nyata dengan turun langsung ke lapangan. Dalam kunjungannya ke Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (23/10/2025), Wihaji meninjau langsung pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis di Puskesmas Batu 10, sekaligus memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efektif di wilayah kepulauan. Dua agenda besar ini menjadi bukti bahwa arah kebijakan BKKBN kini semakin fokus pada keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa.

Kegiatan pelayanan KB gratis di Puskesmas Batu 10 merupakan bagian dari rangkaian Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Nasional (ADUJAKNAS) 2025, yang puncaknya digelar pada malam hari. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan KB gratis dengan berbagai metode kontrasepsi seperti IUD, implan, suntik, pil, dan kondom, semuanya diberikan tanpa biaya. Selain itu, peserta juga menerima paket sembako sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas partisipasi mereka dalam program pengendalian penduduk yang sehat dan berkelanjutan.

Menteri Wihaji menegaskan bahwa pelayanan KB gratis merupakan hasil sinergi kuat antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan pemerintah daerah melalui fasilitas Puskesmas. “Program ini menjadi bagian dari upaya kita mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan prinsip menghindari 4T, terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, dan terlalu banyak. Dengan pengendalian ini, kita ingin mewujudkan keluarga yang sehat secara fisik, mental, dan sejahtera secara ekonomi,” ujar Wihaji. Ia menambahkan bahwa perencanaan keluarga adalah pondasi utama mencetak generasi unggul menuju masa depan bangsa yang lebih berkualitas.

Upaya Wihaji ini disambut positif oleh berbagai kalangan. Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menyebut langkah tersebut sebagai bukti bahwa pemerintah tidak hanya berbicara tentang pembangunan dari pusat, tetapi juga turun langsung menyapa masyarakat di lini bawah. “Kebijakan Wihaji mencerminkan keberanian baru birokrasi yang lebih manusiawi dekat, solutif, dan menyentuh,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (26/10).

Selain pelayanan KB gratis, Wihaji juga meninjau dapur pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Basuki Rahmat, Tanjungpinang. Ia memastikan bahwa distribusi makanan bergizi berjalan sesuai standar keamanan pangan, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah kepulauan. Dengan pendekatan lintas program KB dan gizi, Wihaji menekankan pentingnya membangun keluarga berkualitas dari dua arah: perencanaan kelahiran dan pemenuhan gizi anak.

Menurut Romadhon Jasn, kolaborasi dua kebijakan ini adalah terobosan yang efektif dan visioner. “Ini bukan sekadar dua program, tapi satu napas kebijakan keluarga Indonesia yang utuh. KB mengatur kelahiran, gizi menjaga masa depan,” katanya dengan nada optimistis. Ia juga menilai bahwa keberanian Wihaji turun langsung ke dapur dan puskesmas adalah contoh kepemimpinan yang harus ditiru oleh jajaran di bawahnya.

Program KB gratis yang dikolaborasikan dengan MBG memiliki dampak sosial yang luas. Selain menekan angka kelahiran tidak terencana, program ini juga menggerakkan ekonomi lokal melalui pengadaan bahan pangan, tenaga dapur, dan keterlibatan UMKM penyedia logistik. Ini menegaskan bahwa pembangunan keluarga sejatinya juga pembangunan ekonomi rakyat.

Di sisi lain, Wihaji mengingatkan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas KB dan MBG secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa semua program ini tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif masyarakat. “Pemerintah hanya memfasilitasi, tapi kuncinya ada di keluarga itu sendiri seberapa sadar mereka merencanakan masa depan anak-anaknya,” ujarnya dengan tegas.

Romadhon Jasn kembali memberikan refleksi yang dalam. “Apa yang dilakukan Wihaji hari ini menunjukkan bahwa pembangunan keluarga bukan teori, tapi kerja nyata di lapangan. Dari Puskesmas hingga dapur gizi, dari KB gratis hingga MBG, semua menyatu dalam cita besar menuju Generasi Emas 2045,” pungkasnya.

Previous Post

Pertamina Raih 11 Penghargaan Soebroto 2025: Inovasi Energi, Dedikasi, dan Cermin Cinta Publik

Next Post

AI Komdigi: Antara Janji 90 Juta Pekerjaan dan Kenyataan 7 Juta Pengangguran

Related Posts

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang
Nasional

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Juli 22, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

TERPOPULER

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved