Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Prabowo: Sempat Ada Permainan Tak Sehat di Pertamina

by Visioner Indonesia
Januari 13, 2026
in Ekonomi, Migas
Reading Time: 3min read
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyoroti praktik lancung yang sempat terjadi di tubuh PT Pertamina (Persero).

Prabowo merekam keluhan dan kegelisahan masyarakat pada manajemen Pertamina sebelumnya.

Padahal, kata Prabowo, Pertamina menjadi perusahaan pelat merah dengan kapitalisasi pasar raksasa. Menurut Prabowo, Pertamina mestinya dapat mencetak pencapaian besar di sektor energi.

“Kita harus mengakui bahwa beberapa tahun belakangan, rakyat pun merasa bahwa terjadi permainan-permainan tidak sehat di Pertamina, dan di pengaturan ESDM kita,” kata Prabowo dalam sambutannya saat peresmian RDMP Balikpapan di Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Praktik curang itu, kata Prabowo, berkaitan dengan importasi komoditas energi dengan modus manipulasi harga untuk mengambil keuntungan.

“Karena itu, waktu saya menjadi presiden, saya bertekad untuk membersihkan Pertamina,” kata Prabowo.

“Saya angkat saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak muda. Dan saya beri tugas, jangan korupsi. Jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini,” tuturnya.

Di sisi lain, Prabowo memandang praktik kecurangan tersebut saat ini akan terendus dengan mudah sebab sudah adanya teknologi yang dapat mengetahuinya.

Oleh sebab itu, dia menilai jika masih terdapat pejabat di Indonesia yang melakukan praktik kecurangan maka pihak tersebut melakukan kesalahan besar.

“Pengalaman saya di tentara, pemimpin itu maling, cepat anak buah tahu. Cepat sekali. Mungkin orang luar tidak tahu. Mungkin BPK bisa dikibulin, KPK bisa dikibulin, tetapi anak buah akan tau,” kata dia.

“Di tentara itu kalo komandan-komandan yang maling, pemimpin yang maling itu dikasih julukan, kapal keruk. Dan, seumur hidup dia akan membawa nama itu kapal keruk,” tuturnya.

Prabowo berharap bahwa Pertamina dapat terus berkembang agar menjadi agen perubahan, sebagaimana langkah yang sempat dilakukan pemimpin Pertamina terdahulu yakni Ibnu Sutowo.

Diusut Kejagung

Sebelumnya, Kejaksaan Agung mengusut korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk ilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) periode 2018 hingga 2023, menyebabkan negara rugi hingga Rp285 triliun.

Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan 18 tersangka, salah satunya masih berstatus buron karena diduga tengah bersembunyi di luar negeri yaitu Muhammad Riza Chalid. Jaksa menuduh para tersangka menimbulkan kerugian negara hingga lebih dari Rp285 triliun.

Pada tahap awal, jaksa lebih dulu menyeret empat mantan pejabat Pertamina. Mereka adalah eks Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Riva Siahaan; eks Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PPN Maya Kusuma; Vice President Trading Product PPN Edward Corne; dan Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional Sani Dinar Saifudin.

Secara umum, jaksa menuduh para tersangka melakukan penyimpangan dalam perencanaan dan pengadaan atau ekspor minyak mentah; penyimpangan dalam perencanaan dan pengadaan atau impor minyak mentah; dan penyimpangan dalam perencanaan dan pengadaan atau impor BBM.

Selain itu, para tersangka juga diduga melakukan penyimpangan dalam pengadaan sewa kapal; penyimpangan dalam pengadaan sewa terminal BBM; penyimpangan dalam proses pemberian kompensasi produk pertalite; dan penyimpangan dalam penjualan solar nonsubsidi kepada pihak swasta dan pihak BUMN.

Previous Post

Bahlil Klaim RDMP Balikpapan Bikin Indonesia Hemat Devisa Rp60 T

Next Post

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang 

Related Posts

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?
Energi

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

Juli 4, 2026
OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang
Ekonomi

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang

Juli 4, 2026
PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km
Ekonomi

PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km

Juni 29, 2026
Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved