JAKARTA – Organisasi Visioner Indonesia menilai Dr. Herman, S.H., LL.M. merupakan sosok yang layak untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Rektor Definitif Universitas Halu Oleo (UHO) periode mendatang. Rekam jejak pengabdian, pengalaman kepemimpinan yang lengkap, serta kemampuannya menjaga stabilitas kampus di masa transisi menjadi alasan kuat atas penilaian tersebut.
Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril Abdillah menyatakan bahwa perjalanan karier Dr. Herman merupakan contoh nyata bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang, kerja keras, dan dedikasi yang konsisten terhadap institusi.
“Dr. Herman adalah figur yang tumbuh bersama UHO. Beliau memulai pengabdian dari tahap paling bawah, menjadi dosen honorer, hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas Rektor. Ini adalah perjalanan yang menunjukkan ketekunan, loyalitas, dan kecintaan yang luar biasa terhadap kampus,” ujarnya, Minggu 7/6/2026z
Menurut Akril, tidak banyak pemimpin perguruan tinggi yang memiliki pengalaman organisasi dan manajerial selengkap Dr. Herman. Berbagai jabatan strategis pernah diemban, mulai dari Sekretaris Laboratorium, Ketua Program Studi, Kepala Laboratorium, Wakil Dekan, Dekan Fakultas Hukum selama dua periode, Wakil Rektor III, hingga saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Rektor UHO.
“Beliau memahami denyut nadi kampus dari tingkat paling dasar hingga level tertinggi. Pengalaman tersebut menjadi modal besar untuk membawa UHO semakin maju dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” lanjut alumni UHO tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Dr. Herman selama memimpin UHO di tengah situasi yang tidak mudah pasca wafatnya almarhum Prof. Armid. Dalam kondisi yang penuh tantangan, Dr. Herman dinilai mampu menjaga stabilitas organisasi, memastikan pelayanan akademik tetap berjalan, serta menjaga harmonisasi antar unsur pimpinan kampus.
“Di tengah suasana duka dan masa transisi kepemimpinan, beliau hadir sebagai figur yang tenang, bijaksana, dan mampu memberikan kepastian arah bagi seluruh sivitas akademika. Kepemimpinan seperti ini sangat dibutuhkan oleh UHO,” tegasnya.
Selain itu, Akril menilai berbagai gagasan yang dibawa Dr. Herman, seperti penguatan riset, pengembangan pusat studi, peningkatan tata kelola berbasis kinerja, dan percepatan transformasi digital menunjukkan kapasitas visioner yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan.
“Dr. Herman bukan hanya seorang akademisi yang memiliki kompetensi hukum yang kuat, tetapi juga seorang pemimpin yang memahami kebutuhan zaman. Beliau memiliki visi yang jelas untuk menjadikan UHO sebagai kampus unggul, modern, dan berdaya saing global,” katanya.
Visioner Indonesia menegaskan bahwa figur seperti Dr. Herman merupakan aset berharga bagi Universitas Halu Oleo. Dengan pengalaman, integritas, kapasitas akademik, serta kedekatan dengan seluruh elemen kampus, Dr. Herman dinilai layak mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Rektor Definitif UHO.
“Perjalanan panjang beliau dari seorang dosen honorer hingga dipercaya memimpin universitas terbesar di Sulawesi Tenggara merupakan bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan integritas selalu menemukan jalannya. Karena itu, Visioner Indonesia memandang Dr. Herman sangat layak melanjutkan kepemimpinan sebagai Rektor Definitif Universitas Halu Oleo,” tutupnya.



