Manggarai, 19 Agustus 2026 – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto meninjau langsung posko-posko pengungsian korban gempa bumi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026) . Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan bencana berjalan optimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto .
Rombongan mengunjungi dua posko utama, yakni Posko Barang Kolong di Kecamatan Reok, Manggarai, dan Posko Ronting di Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur . Di kedua lokasi, Kapolri dan Titiek Soeharto berdialog langsung dengan para pengungsi, mengecek kondisi tenda darurat, fasilitas kesehatan, serta kebutuhan mendesak warga .
Kapolri menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini dan mengajak masyarakat mendoakan para korban . Berdasarkan data sementara Polri, bencana gempa M 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) telah mengakibatkan 1.245 orang menjadi korban, terdiri dari 67 orang meninggal dunia, 509 luka berat, dan 669 luka ringan . Sekitar 27.700 warga mengungsi di 107 titik yang tersebar di tujuh kabupaten .
“Sesuai arahan Bapak Presiden, kami mendapatkan tugas untuk membantu seluruh proses penanganan bencana, mulai dari SAR, evakuasi, tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik,” ujar Kapolri .
Polri telah mengerahkan 236 personel BKO dengan berbagai kemampuan, termasuk SAR, medis, K9, trauma healing, dan pengamanan . Selain itu, Polri menyalurkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan dari Mabes maupun Polda jajaran . Khusus untuk Manggarai dan Manggarai Timur, bantuan yang disalurkan mencakup 3.500 paket bansos, 500 mainan anak, 39 kasur, 10 tandon air, dan 36 boks obat-obatan .
Titiek Soeharto menyoroti masih banyaknya tenda pengungsian yang belum memadai serta kurangnya fasilitas MCK dan air bersih . “Kami datang ke sini supaya bisa melihat langsung kondisinya, apa yang mereka butuhkan. Keadaannya ini masih darurat, tenda-tendanya pun masih darurat,” ujar Titiek . Ia memastikan kebutuhan warga, termasuk perbaikan rumah rusak berat, akan segera dilaporkan ke pemerintah pusat .
Kapolri menegaskan akan terus mengevaluasi kebutuhan harian di lapangan dan memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran . Polri juga menyiapkan sarana angkut udara untuk menjangkau wilayah yang belum terakses optimal . Kehadiran Kapolri dan Titiek Soeharto di tengah pengungsi menjadi simbol nyata sinergi antara lembaga negara dan kepedulian terhadap keselamatan rakyat di masa sulit .
Jakarta, 19 Agustus 2026
Biro Pers dan Media






