Jakarta, 30 Agustus 2026 – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi menjadi koordinator dalam upaya pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program BUMN Peduli. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sinergi antar-BUMN berjalan efektif, mulai dari tanggap darurat hingga rekonstruksi jangka panjang .
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 lalu telah menimbulkan kerusakan parah. Sebanyak 111 orang meninggal dunia, 192.303 warga mengungsi, dan 89.618 rumah rusak di tujuh kabupaten . Dalam situasi darurat ini, pemerintah menugaskan Danantara untuk mengoordinasikan seluruh bantuan BUMN agar tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.
Hingga 21 Agustus 2026, Danantara bersama keluarga besar BUMN telah menyalurkan bantuan senilai Rp17 miliar dan mengerahkan 1.916 relawan ke wilayah terdampak . Sebanyak sembilan posko BUMN Peduli dibuka di tujuh kabupaten, meliputi Manggarai Barat, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, dan Nagekeo .
Sinergi Lintas BUMN di Lapangan
Beberapa BUMN menunjukkan peran strategisnya dalam pemulihan layanan dasar . PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 88 persen pelanggan dan 98,3 persen jaringan listrik di lokasi bencana, serta menyediakan penerangan darurat bagi pengungsi .
Telkom Indonesia mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi untuk menjaga kelancaran komunikasi dan koordinasi di lapangan . Sementara itu, Pertamina memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap terjaga untuk mendukung kendaraan logistik dan mobilitas petugas .
Dari sisi perbankan, PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan BNI menyalurkan bantuan kebutuhan dasar seperti bahan makanan, obat-obatan, kebutuhan bayi, air bersih, dan genset ke posko-posko pengungsian di Kabupaten Sikka, Ngada, dan Manggarai .
Dari Tanggap Darurat ke Rekonstruksi Jangka Panjang
Danantara menegaskan bahwa sinergi ini tidak berhenti pada fase darurat. Saat ini, pendataan terhadap rumah-rumah warga yang rusak berat, sekolah, dan fasilitas umum mulai dilakukan untuk mendukung tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana .
“Langkah tanggap darurat hingga pascabencana ini menjadi bukti komitmen Danantara Indonesia untuk terus hadir, mendampingi dan menguatkan masyarakat terdampak,” demikian pernyataan manajemen Danantara .
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengirimkan 50 ribu paket sembako dan menugaskan sejumlah menteri serta lembaga untuk menangani bencana NTT . Dengan adanya koordinasi dari Danantara, diharapkan seluruh bantuan dari BUMN dapat berjalan terintegrasi dan mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak.






