TanahBumbu, 30 Agustus 2026 – Kelompok usaha Jhonlin Group menggelar program pencegahan stunting di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dengan memperkuat layanan posyandu. Program ini menghadirkan bantuan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan sejumlah alat kesehatan untuk mendukung pemantauan pertumbuhan balita secara lebih optimal.
Langkah ini menjadi bagian dari kepedulian Jhonlin Group terhadap upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di wilayah Kalimantan Selatan. Ketua Yayasan Karya Bakti Jhonlin Group, Herlina, menyebutkan bahwa kegiatan ini fokus pada pemenuhan gizi dan deteksi dini gangguan pertumbuhan pada anak, yang menjadi kunci utama pencegahan stunting sejak dini.
“Kami ingin mendukung pemerintah dalam menekan angka stunting, terutama di Kabupaten Tanah Bumbu. Melalui penguatan posyandu, kami berharap anak-anak dapat terpantau pertumbuhannya secara berkala dan menerima asupan gizi yang cukup,” ujar Herlina di sela penyerahan bantuan, Sabtu (29/8/2026). Bantuan yang diberikan mencakup paket PMT bergizi, timbangan digital, dan alat pengukur tinggi badan untuk mendukung operasional posyandu.
Wakil Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyambut baik inisiatif Jhonlin Group. Ia menilai bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah sangat penting untuk mempercepat penurunan stunting. “Sinergi ini sangat strategis mengingat stunting adalah masalah yang membutuhkan perhatian dan kerja sama semua pihak, tidak hanya pemerintah,” ujarnya.
Program ini juga diisi dengan edukasi kesehatan bagi para kader posyandu dan orang tua tentang pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Diharapkan, dengan penguatan posyandu dan edukasi yang berkelanjutan, kesadaran masyarakat tentang gizi anak semakin meningkat dan kasus stunting di Tanah Bumbu dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Jhonlin Group berkomitmen untuk melanjutkan program serupa di wilayah lain yang memiliki prevalensi stunting tinggi di Kalimantan Selatan.






