Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ini Fakta Baru Kematian Osama Bin Laden dan Kebohongan Obama

by Redaksi
Juni 19, 2015
in Default
Reading Time: 3min read
kematian osama bin laden
0
SHARES
73
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah pemaparan kontroversial tentang kematian Osama bin Laden yang baru-baru ini muncul menyatakan, terdapat persekongkolan tingkat tinggi antara Pemerintah Amerika Serikat dan Pakistan untuk membunuhnya.

Saya telah menyelidiki Al Qaeda dan Bin Laden untuk BBC selama hampir 20 tahun, yang membuat saya mengunjungi berbagai tempat, mulai dari Goa Tora Bora sampai kompleks bertembok tinggi di Pakistan, lokasi tempat dia terbunuh. Apakah teori terbaru ini ada benarnya?

Seymour Hersh, wartawan investigatif kawakan Amerika, telah membuat malu Pemerintah AS sebelumnya lewat laporannya tentang pembantaian My Lai di Vietnam dan penyiksaan di penjara Abu Ghraib, Irak.

Dia berusaha menyembunyikan diri selama beberapa minggu karena diserang sebagian besar media AS, tetapi Hersh bersedia berbicara kepada saya terkait tulisannya yang dimuat London Review of Books.

Serangan Palsu Penyebab Kematian Osama Bin Laden

Hersh mengatakan, intelijen Pakistan (ISI) menahan Bin Laden selama hampir enam tahun di kota garnisun Abbottabad dan begitu saja diserahkan ke Amerika lewat sebuah serangan yang dibuat-buat.

Dengan demikian, menurut Hersh, penjelasan resmi pejabat AS adalah “dongeng” belaka.

Michael Morell, Wakil Direktur CIA yang memimpin pengumpulan data intelijen dan berada di pusat operasi CIA pada malam penyerangan tahun 2011, memberikan penjelasan pribadinya kepada saya dan pandangannya tentang teori Hersh.

“Itu sampah, sampah, hampir semua kalimatnya tidak tepat,” kata Morell.

Polisi Pakistan menjaga kompleks Bin Laden setelah penyerangan tahun 2011.

Penjelasan CIA selalu melibatkan seorang kurir, pendukung Al Qaeda, yang mereka katakan telah diikuti selama lebih dari delapan tahun sampai dia membimbing mereka ke kompleks Bin Laden.

Saat pembunuhannya, saya mengungkapkan kepada program BBC Panorama bahwa ISI memberikan CIA sebuah nomor telepon seluler tanpa menyadari pentingnya benda itu.

Pelacakan AS terhadap nomor tersebut pada akhirnya membawa mereka ke kurir tersebut. Beberapa analisis CIA dan pejabat tinggi Amerika memberikan kesaksian tentang ditemukannya dan pelacakan jejak kurir itu.

Disembunyikan Pakistan

Meskipun demikian, Hersh menolak pandangan itu. Dia bahkan mengatakan, tokoh utamanya adalah seorang pensiunan perwira intelijen Pakistan. Dia datang ke Kedutaan Besar AS di Islamabad pada Agustus 2010 dan mengatakan kepada CIA bahwa negaranya menyembunyikan Bin Laden.

Sebagai imbalan informasi itu, dia mendapatkan 25 juta dollar AS atau Rp 333 miliar. Hersh mengatakan, informasi tentang keberadaan Bin Laden langsung diterima pejabat tinggi militer dan intelijen Pakistan. CIA menolak pandangan ini dengan mengatakan bahwa pejabat tinggi Pakistan tidak mengetahui hal ini.

Meskipun demikian, terdapat penjelasan lainnya, yaitu sejarah kelam unsur jahat di dalam militer dan intelijen Pakistan yang mendukung kelompok militan Islam. Mungkin saja seseorang mengetahui atau membantu penyembunyian Bin Laden.

Bagi saya, yang mengejutkan saat mengunjungi kompleks Abbottabad sebelum dihancurkan adalah bahwa Bin Laden bisa hidup begitu dekat dengan akademi militer negara itu, tidak jauh dari pengawasan elite militer Pakistan. Masalahnya adalah penjelasan Hersh sebagian besar berdasarkan satu sumber Amerika, seorang perwira senior intelijen AS yang tidak disebutkan namanya.

Morell menolak pandangan ini dengan mengatakan bahwa orang tersebut tidak pernah ada dalam pertemuan yang dia hadiri, pertemuan yang sama sekali berbeda dengan penjelasan Hersh.

Cerita tentang Bin Laden memang tidak berakhir dengan kematiannya. Selama masih terdapat berbagai pertanyaan dan rincian yang tidak sejalan, kemungkinan akan semakin banyak spekulasi tentang siapa yang mengetahui rincian kehidupan dan pembunuhannya di kompleks tersebut. (disarikan dari berbagai sumber, Syaifulloh Amir /AP)

Tags: Barrack ObamaOsama Bin Laden
Previous Post

Wow! Gunung Merapi Akan Punya Tempat Selfie Bagi Pendaki

Next Post

Munas Ancol, Saksi Akui Terima Uang 110 Juta Dari Kubu Agung

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

TERKINI

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

TERPOPULER

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved