Kabar teranyar datang dari artis seksi Five Vi. Ia mengaku sedang dekat dengan seorang pria berkebangsaan asing. Pria asing dari Jerman itu pun diakui janda cantik beranak satu ini sudah menyatakan cinta padanya. Tapi ada kendala yang membuat hubungan keduanya belum lanjut ke tahap yang serius. Ya, si bule ternyata berbeda keyakinan dengan Five Vi. Meski begitu, Five Vi tetap ingin mencari pasangan hidup bule. “Soalnya, orientasi aku masih cari “bule”. Hehehe..,” katanya seperti dilansir situs JPNN.
Ia mengaku trauma berhubungan dengan pria dari dalam negeri sendiri. Menurutnya pria asing tidak melihat status pada seorang wanita, berbeda dengan di Indonesia. Menurut Five Vi, bule tidak akan mempermasalahkan statusnya saat ini sebagai seorang janda. “Kalau “bule” itu malah lebih menghargai aku dan tidak melihat aku sebagai janda. Jadi, “bule” tidak melihat masa lalu aku, beda sama orang sini (Indonesia),” katanya.
Wanita yang saat ini berumur 35 tahun tersebut pun mengatakan dirinya tetap pilih-pilih dalam mencari pendamping hidup. Five Vi tetap ingin pria yang seiman dengan dirinya yaitu beragama Islam. “Iya, lagi dekat memang sama bule Jerman yang tinggal di Swiss. Cuma aku masih milih-milih karena saya sendiri juga mau-nya yang seiman,” kata artis yang kerap beraktifitas dengan pakaian seksi ini.
Pria yang diakui sedang dekat denga Five Vi itu ternyata tidak mengakui adanya Tuhan alias atheis. Kondisi ini yang membuat Five Vi harus berpikir dua kali untuk melanjutkan hubungan ke pelaminan. “Ya, aku sudah dua belas tahun menjanda. Kepinginnya dapat orang bule yang percaya dan takut sama Tuhan. Kalau bisa juga Islam. Ada sih sekarang, tapi dia enggak percaya Tuhan, Atheis,” ujar pemilih akun Instagram @fivev ini.
Five Vi sendiri seperti berharap teman dekat prianya itu berubah keyakinan dengan memeluk Islam. Bahkan ia mengatakan, jika si bule sudah seiman dengan dirinya, Five Vi tidak segan-segan untuk langsung menerimanya menjadi pendamping hidup. “Ya walaupun dia ngomongnya cinta mati sama saya, ya saya tetap selektif. Kriteria saya yang penting lebih dekat sama Tuhan, seiman lah intinya,” tutup wanita ini.

