Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pilkada Serentak Belum Siap Kemungkinan Masalah akan Muncul

by Redaksi
Juli 27, 2015
in HUKUM
Reading Time: 2min read
Pilkada Serentak Belum Siap
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2015 memunculkan sikap pesimis dikalangan masyarakat. Lantaran melihat berbagai masalah muncul seperti KPU yang tidak siap, hasil audit BPK terhadap KPU, problematika di Partai Golkar dan PPP, masalah keamanan dan sebagainya.

Sikap masyarakat ini menjadi permasalahan penting yang harus disikapi oleh pemerintah. “Masyarakat tidak bisa berharap pelaksanaan Pilkada serentak akan maksimal. Terlalu banyak masalah yang muncul. Semua terlihat tidak siap. Berbagai masalah seperti kinerja KPU, faktor keamanan, masalah internal partai dan lain sebagainya membuat masyarakat justru khawatir dan was-was terhadap pelaksanaan pilkada serentak ini,” ujar pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, ketika dihubungi, Senin (27/7).

Pilkada Serentak Belum Siap, sikap Masyarakat yang masih dibinggungkan dengan kondisi KPU, masalah konflik partai juga menjadi alasan tambahan kenapa Masyarakat pesimis. Margarito Kamis melihat kesalahan KPU yang fundamental terkait aturan KPU yang membolehkan partai yang sedang berkonflik untuk mendaftarkan calon mereka.

“Nantinya akan kacau lagi, partai lain bisa menggugat juga kalau partai yang berkonflik ini bisa maju Pilkada, karena tentunya akan ditanyakan masalah keabsahan SK yang mana yang akan digunakan,” tegasnya.

Lebih lanjut Margarito menambahkan, Sepinya pendaftaran calon kepala daerah juga menjadi salah satu bukti, betapa rumitnya pelaksanaan Pilkada Serentak Belum Siap. Baginya, sepinya pendaftaran bukan disebabkan kurangnya sosialisasi, tapi karena rumitnya mendapatkan partai yang mencalonkan.

Para calon tersebut masih di binggungkan dengan sistem dan pola rekrutmen, sehingga para calon kepala daerah yang ingin mendaftarkan diri membutuhkan macam-macam hal untuk bisa mendapatkan dukungan partai. “Terlihat betul partai tidak punya sistem dan pola untuk merekrut calon,” katanya.

Terakhir dijelaskan oleh Margarito, selama ini hampir tidak ada dalam pelaksanaan Pilkada yang tidak ada konflik. Oleh karena itu aspek keamanan harus disiapkan betul termasuk masalah anggarannya. Jangan sampai menurut Margarito Pilkada Serentak Belum Siap jadi ajang kekacauan serentak.

“Kalau aspek keamanan tidak diperhatikan, kita tahu setiap Pilkada hampir tidak ada yang tidak rusuk. Kalau aspek keamanan tidak diperhatikan, ajang Pilkada serentak bias jadi ajang kekacuaan serentak. Ini tentunya tidak ada satupun warga Negara Indonesia yang menginginkanya.

Baca : ( Anggaran Belum Siap, Golkar Usul Pilkada Serentak Ditunda )

Tags: KonflikKPUPilkada Serentak
Previous Post

Pendeta Israel Datang, GIDI Paksa Warga Tolikara Gambar Bendera Israel Dirumahnya

Next Post

Risty dan Collin Baru Menikah Sudah Bercerai

Related Posts

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026
Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit
HUKUM

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

April 27, 2026
BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan
HUKUM

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

April 24, 2026
Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif
HUKUM

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

April 24, 2026

TERKINI

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

TERPOPULER

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved