Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pendeta Israel Datang, GIDI Paksa Warga Tolikara Gambar Bendera Israel Dirumahnya

by Redaksi
Juli 27, 2015
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
pendeta israel dan cat gambar bendera israel di tolikara papua
0
SHARES
136
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gereja Injili di Indonesia (GIDI) yang diduga menjadi aktor intelektual dibalik pembakaran masjid Baitul Muttaqin Tolikara, Papua rupanya memiliki hubungan dengan pendeta Israel, negara yang masih menjajah hingga saat ini. Saat ini dua orang yang diduga menjadi provokator pembakaran masjid itu telah diamankan polisi, namun suara masyarakat menghendaki agar aktor intelektualnya juga diungkap. Peristiwa pembakaran masjid apalagi saat umat Islam sedang melaksanakan sholat Idul Fitri di hari besarnya merupakan provokasi dan ancaman yang sangat intoleran.

Menurut informasi yang disadur melalui laman Republika, GIDI akan menarik denda dari warga yang rumahnya tidak memiliki gambar bendera Israel. “Kami didenda Rp 500 ribu jika tidak cat kios, itu kami punya kios,” jelas seorang pedagang di Tolikara, Agil Paweloi (34).

Warga di Tolikara diharusnya GIDI untuk mengecat rumahnya dengan warna putih biru yang menjadi warna dasar bendera negara yang menjajah Palestina itu. Pengecetan dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan misionaris pendeta Kristen yang datang dari Israel. Seperti diketahui sebelumnya bertepatan dengan perayaan hari raya Idul Fitri, di Kaburaga, Tolikara, Papua juga sedang diadakan acara oleh GIDI yang dihadiri pendeta Israel, Benjamin Berger.

Semua Warga Wajib Cat Rumah Menyambut Pendeta Israel

Menurut sumber tersebut, masyarakat yang diharuskan mengecat rumah dengan bendera Israel dan warna negara putih biru, tidak hanya dari kalangan nasrani saja, tapi semua warga di Tolikara termasuk mereka yang beragama Islam. Sedangkan Islam dan Israel sudah jelas berseberangan, karena Israel menduduki dan mencaplok tanah Palestina yang mayoritas dihuni umat muslim. Israel telah melakukan penjajahan di daerah itu sejak tahun 60’an lalu, hingga saat ini malah daerah Israel jauh lebih besar dari Palestina.

Indonesia juga diketahui tidak memiliki hubungan diplomatik antar negara dengan Israel. Pemerintah Indonesia sendiri beberapa waktu lalu, baik di masa pemerintahan Jokowi maupun Susilo Bambang Yudhoyono dengan tegas menyuarakan kebebasan, kemerdekaan, dan pengakuan kedaulatan untuk Palestina di mata dunia internasional. “Saya ikut cat saja daripada harus bayar Rp 500 ribu,” kata pedangang asal Bone itu.

Tags: GIDIPendeta IsraelTolikara
Previous Post

Sekjen DPD KNPI DKI Jakarta Tegaskan Mau Tinggal di Jakarta Boleh Asal Tertib

Next Post

Pilkada Serentak Belum Siap Kemungkinan Masalah akan Muncul

Related Posts

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran
Luar Negeri

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran

April 11, 2026
Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang
Luar Negeri

Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang

April 6, 2026
Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz
Luar Negeri

Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz

April 6, 2026
Heboh Netanyahu Diisukan Meninggal
Luar Negeri

Heboh Netanyahu Diisukan Meninggal

Maret 16, 2026
Luar Negeri

787 Orang Tewas dalam Serangan AS-Israel ke Iran, Konflik Meluas ke 153 Wilayah

Maret 4, 2026
Luar Negeri

Krisis Iran Ganggu Selat Hormuz, Harga Minyak Melonjak Tajam

Maret 2, 2026

TERKINI

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

TERPOPULER

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved