Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pegiat Anti Korupsi Tantang KPK Ungkap Maraknya Indikasi Kecurangan Proyek Di Sumsel

by Visioner Indonesia
Agustus 29, 2021
in Daerah, Default, Nasional
Reading Time: 3min read
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pegiat Antikorupsi, Harda Belly, menyoroti maraknya indikasi kecurangan proyek di Sumatera Selatan yang berakibat pada persaingan tidak sehat dan merugikan uang negara.

Aktivis asal bumi Sriwijaya itu menyebut sering mendapat cerita menganggap hal itu sudah lumrah terjadi untuk mendapatkan proyek dari pemerintah daerah.

“Belakangan saya mengikuti terus perkembangan kasus korupsi 16 paket proyek di Kabupaten Muara Enim dan sebenarnya kasus serupa banyak terjadi di Sumsel namun belum terungkap saja.

Bukan rahasia umum di kalangan para kontraktor bahwa harus memberikan fee sejumlah uang kepada para pejabat di daerah tersebut bahkan ada yang diduga sampai mematok fee 10 persen untuk bisa mendapatkan proyek,” kata Harda dalam keterangannya yang diterima media, Minggu (29/8/2021).

Diketahui, dalam fakta persidangan ternyata bukan hanya bupati dan wakil bupati Muara Enim yang kebagian uang haram 16 paket fee proyek yang mencapai 23 miliar itu tetapi ada 25 anggota DPRD pada tahun 2019 ikut menikmati dengan jumlah dari 200 juta sampai 350 juta.

Atas dasar itu, Harda menilai masih banyak yang belum diproses hukum pada kasus suap 16 paket Muara Enim, karena itu perlu adanya pengawalan dari semua masyarakat agar semua yang terlibat bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya yang jelas-jelas menabrak hukum dan merugikan negara.

“Masyarakat harus terus monitor agar semua berjalan transparan dan tidak satu pun yang bisa lolos dari jeratan hukum dan untuk kepala daerah yang masih aman dan belum tersentuh hukum perlu diingat bahwa sepintar-pintarnya tupai melompat suatu saat pasti jatuh juga,” katanya.

Lebih lanjut, Harda mengatakan dapat informasi bahwa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) sedang mengusut adanya indikasi kecurangan proyek di Dinas PUPR, Kabupaten Ogan Ilir 2021 karena diduga tidak sesuai dengan jadwal dan tahapan yang ditentukan.

“Di Kabupaten OI juga sedang diusut oleh Kejati, ada temuan yang mengarah pada kecurangan karena diduga pemenang tendernya telah diarahkan pada pemenang tender yang telah ditentukan. Dugaan itu berawal dari temuan karena tidak sesuai dengan jadwal dan tahapan yang telah ditentukan sehingga berakibat pada monopoli atau persaingan usaha tidak sehat dan merugikan negara,” tambahnya.


Harda berharap praktek semacam itu harus dihentikan oleh penegak hukum dengan menjerat para mafia proyek agar jera tidak terulang kembali.

“Praktek seperti ini harus di bongkar oleh aparat penegak hukum, bagaimana pekerjaan itu akan maksimal sesuai apa yang diharapkan masyarakat kalau mereka diminta uang fee proyek yang sangat besar, apalagi perusahaan tersebut ingin mendapat untung dengan mengurangi volume pekerjaan,” ujarnya.

“Aparat penegak hukum harus pastikan semua proyek tidak dikorupsi agar bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan tugas kami sebagai bagian dari masyarakat yang selama ini mendapat banyak laporan dari pada temuan yang mengarah pada tindak pidana korupsi akan ikut andil dalam pemberantasan praktek-praktek yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu,” tutup Harda.

Tags: KPKSumsel
Previous Post

Mirsani Wayang Virtual Sareng Bopo Gubernur Anies Baswedan Dalam Rangka Tasyakuran Peresmian Rumah Susun Kampung Aquarium Jakarta Utara

Next Post

AJAK SISWA BERPRESTASI DI MASA PANDEMI, BEM STAIM GELAR LOMBA ISLAMI

Related Posts

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026
DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

TERPOPULER

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved