Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Dendam Dibully Guru, Kakak Beradik di Gunungkidul Bakar Sekolah

by Visioner Indonesia
Agustus 22, 2026
in Daerah, HUKUM
Reading Time: 2min read
Dendam Dibully Guru, Kakak Beradik di Gunungkidul Bakar Sekolah

Gunungkidul, 22 Agustus 2026 – Dua kakak beradik perempuan berusia 15 dan 14 tahun diamankan polisi usai nekat membakar ruang guru dan dapur Madrasah Ibtidaiyah (MI) YAPPI Natah di Nglipar, Gunungkidul . Aksi spontan yang terjadi pada Selasa (18/8) malam itu ternyata dipicu oleh dendam lama sang kakak yang mengaku menjadi korban perundungan dan pemukulan oleh guru saat masih bersekolah di MI tersebut tujuh tahun lalu .

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Tri Hartanto mengungkapkan bahwa sang kakak yang kini sudah tidak bersekolah itu mengajak adiknya yang masih menjadi siswa di sekolah tersebut untuk melakukan pembakaran dengan alasan sederhana: “Kalau ini kita bakar pasti nanti jadi ramai” .

Berbekal Botol Solar dan Jerami

Berbekal dua botol bekas air mineral berisi sisa solar dari rumah, serta jerami dan kertas yang ditemukan di sekitar lokasi, keduanya menyiramkan bahan bakar ke dapur dan ruang guru . Akibatnya, atap ruang guru jebol, satu pintu rusak, dan ceceran solar ditemukan di hampir seluruh ruangan .

“Pengakuan pelaku anak, mengaku pernah korban bullying waktu dulu, jadi korban bullying maupun ada pemukulan dari guru. Tapi itu baru sebatas pengakuan,” ujar Tri dalam jumpa pers di Mapolres Gunungkidul .

Dugaan Bullying Akan Didalami

Polisi masih mendalami kebenaran pengakuan sang kakak. Insiden perundungan yang dimaksud diduga terjadi saat ia masih duduk di kelas 1 atau 2 . Saat ini, proses pembelajaran di MI YAPPI Natah sementara dipindahkan ke Masjid Arrahman di dekat lokasi .

Karena kedua pelaku masih di bawah umur, polisi tidak menahan mereka dan mengembalikannya ke orang tua. Polisi juga melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Dinas Sosial, serta UPT PPA untuk melakukan pendampingan, mengingat kasus ini melibatkan anak-anak . Pasal yang akan dikenakan pun masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut .


Previous Post

Ruben Onsu Buka-bukaan: Rugi Rp100 Miliar Akibat Ditipu Karyawan!

Next Post

Kuasa Hukum Yaqut: Kuota Haji Hak Saudi, Bukan Keputusan RI

Related Posts

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”
Daerah

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

Agustus 23, 2026
Kronololgi Api dari Kabel, Ratusan Rumah Adat Sade Ludes
Daerah

Kronololgi Api dari Kabel, Ratusan Rumah Adat Sade Ludes

Agustus 23, 2026
BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi
Daerah

BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi

Agustus 23, 2026
KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta
HUKUM

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

Agustus 23, 2026
Polda Metro Hadirkan Layanan SIM Gratis hingga Servis Motor untuk Ribuan Ojol di Kopdar Kebangsaan
Daerah

Polda Metro Hadirkan Layanan SIM Gratis hingga Servis Motor untuk Ribuan Ojol di Kopdar Kebangsaan

Agustus 22, 2026
Wapres Gibran Gendong Bayi Korban Gempa di Flores, Janji Bantu Biaya Kuliah Hingga Selesai
Daerah

Wapres Gibran Gendong Bayi Korban Gempa di Flores, Janji Bantu Biaya Kuliah Hingga Selesai

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

Kronololgi Api dari Kabel, Ratusan Rumah Adat Sade Ludes

BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi

Menteri Jangan Diam! DPR Soroti Pemblokiran DP Haji 2027 oleh Arab Saudi

Istana Bantah Isu Penunjukan Haji Isam Pimpin Penanganan Karhutla: “Hoaks”

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

TERPOPULER

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

Kronololgi Api dari Kabel, Ratusan Rumah Adat Sade Ludes

BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi

Menteri Jangan Diam! DPR Soroti Pemblokiran DP Haji 2027 oleh Arab Saudi

Istana Bantah Isu Penunjukan Haji Isam Pimpin Penanganan Karhutla: “Hoaks”

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved