Flores, 22 Agustus 2026 – Momen haru terjadi saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi pengungsian korban gempa bumi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026). Dalam kunjungannya, Gibran terlihat menggendong seorang bayi dan menyapa langsung para pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda darurat.
Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi ketika Gibran berbincang dengan seorang siswi SMA bernama Karlina (17) yang rumahnya rusak berat akibat gempa. Dalam percakapan tersebut, Karlina mengungkapkan kekhawatirannya tentang masa depan pendidikannya karena keluarganya kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
“Kamu mau kuliah di mana? Nanti saya bantu sampai selesai,” ujar Gibran kepada Karlina, yang langsung disambut dengan tangis haru oleh siswi tersebut dan keluarganya. Janji tersebut menjadi secercah harapan di tengah kepedihan pasca-bencana.
Gibran juga berdialog dengan sejumlah warga di pengungsian dan mendengarkan keluhan mereka, mulai dari kebutuhan air bersih, makanan, hingga fasilitas kesehatan. Ia memastikan pemerintah akan terus mengalirkan bantuan dan mempercepat proses pemulihan.
“Bapak dan Ibu semua harus sabar. Kami dari pemerintah pusat akan terus membantu. Anak-anak harus tetap semangat sekolah,” ujar Gibran di hadapan para pengungsi.
Data Korban dan Kerusakan
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026 telah menimbulkan dampak yang luas. Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban jiwa mencapai 68 orang meninggal dunia dan 683 orang mengalami luka-luka .
Kerusakan meliputi 7.872 rumah rusak di 13 kabupaten/kota . Selain itu, 142 fasilitas pendidikan dan 31 fasilitas kesehatan juga mengalami kerusakan . Sebanyak 31.146 warga masih mengungsi di 107 titik pengungsian yang tersebar di tujuh kabupaten .
Upaya Penanganan Bencana
Pemerintah terus mengerahkan bantuan dan personel untuk penanganan darurat. Polri telah mengirimkan 10 anjang pelacak (K9) dan 2,5 ton logistik . Pertamina melalui Fuel Terminal Labuan Bajo memastikan pasokan energi tetap terjaga dan mendistribusikan bantuan logistik serta trauma healing bagi anak-anak .
Kunjungan Gibran ke lokasi bencana merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Kehadiran Wapres di tengah pengungsi menjadi simbol solidaritas nasional dan harapan bagi masyarakat NTT yang masih berjuang pulih dari bencana.






