Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

SKK Migas Menyetujui Rencana 18 Proyek Pengembangan Lapangan Minyak dan Gas Bumi Senilai Rp. 19,5 Triliun

by Aulia Rachman Siregar
Agustus 10, 2016
in Default, Migas
Reading Time: 2min read
SKK Migas Menyetujui Rencana 18 Proyek Pengembangan Lapangan Minyak dan Gas Bumi Senilai Rp. 19,5 Triliun
0
SHARES
193
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

INONESIA VISIONER, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi/SKK Migas telah menyetujui 18 rencana pengembangan lapangan minyak dan gas bumi (migas). Total nilai investasi 18 proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp 19,5 triliun.

Kepala Humas SKK Migas Taslim Z. Yunus mengatakan, rencana pengembangan 18 lapangan migas ini diajukan oleh empat perusahaan kontraktor kerja sama (KKS) antara lain PT Pertamina EP, PT Chevron Pacific Indonesia, PetroChina International Jabung dan PHE Nunukan Company selama periode Januari-April 2016.

“Total investasinya diperkirakan sebesar US$ 1,496 miliar atau sekitar Rp 19,5 triliun,” ujar Taslim di Jakarta, Minggu (8/5).

Rencana pengembangan lapangan tersebut meliputi plan of development (PoD), plan of further development (PoFD), dan put on production (PoP). Pengembangan lapangan-lapangan tersebut mulai berproduksi (onstream) bervariasi antara tahun 2016 hingga 2020.

Taslim mengungkapkan, dari 18 proyek tersebut, sebanyak 16 lapangan berada di wilayah Barat, sisanya di wilayah Timur. Hal ini menunjukkan di wilayah Timur masih belum banyak dilakukan kegiatan. “Padahal, potensi di Timur sangat besar,” lanjut dia.

SKK Migas mengestimasi kumulatif produksi minyak dan kondensat dari ke-18 pengembangan lapangan itu sebesar 45 juta barel. Sementara, produksi gas bumi diperkirakan sebanyak 271 miliar kaki kubik (BCF).

Taslim menuturkan, akumulasi penerimaan negara dari produksi migas lapangan-lapangan tersebut mencapai US$ 3,015 miliar atau Rp 39,2 triliun. Jumlah tersebut tidak termasuk dampak berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian yang muncul karena proyek-proyek itu. “Porsi bagian negara dari penerimaan bruto rata-rata lebih dari 60 persen,” kata dia.

Taslim juga menyatakan, SKK Migas terus berupaya mempercepat persetujuan-persetujuan yang menjadi kewenangannya. Di tengah rendah harga minyak dunia, SKK Migas mendorong kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) untuk melakukan efisiensi  dengan menjadikan kegiatan penambahan cadangan dan produksi migas sebagai prioritas.

Berikut daftar pengembangan lapangan migas yang dikerjakan empat perusahaan kontraktor KKS :

  1. PT Pertamia EP: Lapangan Muara Tanjung Una, Sumur Pondok Mulia (PDL-01) dan Kuala Simpang Barat.
  2. PT Chevron Pacific Indonesia: Lapangan Minas Phase 2, Lapangan Candi, Lapangan Pematang, Lapangan Pungut, Lapangan Pager, Lapangan ubi, Lapangan Benar, Lapangan Minas Phase 3, Lapangan Kokoh, Lapangan Pinang, Lapangan Puncak, Lapangan Kotabatak Phase 3 dan Lapangan Menggala North.
  3. PetroChina International Jabung: Lapangan NEB-UTAF dan Sabar
  4. PHE Nunukan Company:
    Lapangan Badik dan West Badik (SKM-VIS)

 

Previous Post

SKK Migas Targetkan Blok Madura Strait Dengan Operator Husky CNOOC Madura Limited Beroperasi Tahun 2018

Next Post

Pesta Awal Musim, Real Madrid Juara Piala Super Eropa 2016

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?
Energi

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

TERPOPULER

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved