Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Trend Kematian Akibat Covid Meningkat, PB HMI Desak Pemerintah Tunda Pelaksanaan Pilkada 2020

by Visioner Indonesia
September 20, 2020
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Gambar: Sadam Syarif

Merespon semakin tingginya trend penyebaran dan dampak kematian Covid-19, Pengurus Besar Himpunan mahasiswa IslamĀ  (PB HMI) mendesak Pemerintah untuk menyiapkan skenario penundaan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

“Poinnya adalah, Sampai saat ini kita belum menemukan argumentasi rasional dan urgensi dari pelaksanaan Pilkada serentak yang sudah diagendakan oleh pemerintah dan KPU, jadi tidak ada alasan bagi pemerintah dan DPR untuk tidak menunda rangkaian Pilkada serentak di tengah pandemi ini”, ungkap Juru bicara PJ Ketua umum PB HMI Sadam Syarif di Jakarta pada Minggu (20/09).

Aktivis HMI asal Kupang mengungkapkan bahwa, pengalaman tragedi kematian ratusan penyelenggara pemilu pada Pemilu 2019 harus dijadikan pelajaran penting bagi pemerintah dan KPU, akan resiko kematian yang bisa menjadi lebih mengerikan jika Pilkada tidak ditunda hingga situasi benar-benar pulih.

“Perlu ada Skenario mitigasi terhadap muncul klaster epidemi baru dalam aktivitas Pilkada yang dipastikan akan melibatkan banyak pihak dengan potensi ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan yang tinggi. Hal ini hanya bisa dicegah dengan pilihan kebijakan yang tegas yakni penundaan beberapa rangkaian pelaksanaan Pilkada”, usul Sadam.

Terpaparnya beberapa komisioner KPU RI dari Covid, menurutnya Sadam, merupakan alarm penting bagi setiap penyelenggara pemilu di tingkat  provinsi dan kabupaten/kota, bahwa ancaman Covid terhadap pelaksanaan Pilkada serentak adalah sangat serius dan nyata adanya.

“Jadi kami minta pemerintah dan KPU sebagai penyelenggara Pilkada untuk tidak bertaruh dengan keadaan yang belum memungkinkan ini. Kami tidak ingin masyarakat justru menjadi pihak yang harus menanggung semua resiko epidemi Covid-19 yang terus mengalami trend peningkatan hari ini” tegasnya.

Pemerintah, baik di Pusat dan daerah sebaiknya fokus bersinergi dan kompak dalam mengontrol penyebaran dan menanggulangi dampak ekonomi, sosial dan kesehatan secara serius. Prinsipnya adalah menyelamatkan nyawa masyarakat adalah sangat diutamakan dalam proses ini, dengan tanpa mengabaikan pilihan kebijakan ekonomi yang efektif dalam meningkatkan daya beli masyarakat dan menormalisasi aktivitas ekonomi nasional.

“Pemerintah wajib Fokus pada perbaikan ekonomi dan jaminan kesehatan kepada masyarakat. Abaikan sejenak aktivitas politik lokal yang tidak begitu urgen bernama Pilkada ini”, tutup Sadam.



Previous Post

Hadapi Krisis Akibat Pandemi, Korona Watch Salut Semangat Pertamina

Next Post

Presiden KP2IT : EBIT T.,SH Ingatkan Pemerintah Gelar Doa Secara Nasional Melawan Wabah Covid-19

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kasus mantan Jampidsus, PBNU semangati Jaksa Agung berantas korupsi

Kanal “Teman Cerita” untuk cegah perundungan hingga kekerasan remaja

Pengamat Bongkar Motif Partai Gerakan Rakyat Usung Anies Jadi

Rupiah Hari Ini Selasa 28 Juli 2026 Rontok Tembus Rp 18.108 Per Dolar AS

Bertemu Seskab Teddy, Pramono Bahas Percepatan Jakarta Kota Global

Kasus Narkoba Oknum Polri: Tak Ada Impunitas, Langkah Tegas yang Kian Dipercaya Publik

TERPOPULER

Kasus mantan Jampidsus, PBNU semangati Jaksa Agung berantas korupsi

Kanal “Teman Cerita” untuk cegah perundungan hingga kekerasan remaja

Pengamat Bongkar Motif Partai Gerakan Rakyat Usung Anies Jadi

Rupiah Hari Ini Selasa 28 Juli 2026 Rontok Tembus Rp 18.108 Per Dolar AS

Bertemu Seskab Teddy, Pramono Bahas Percepatan Jakarta Kota Global

Kasus Narkoba Oknum Polri: Tak Ada Impunitas, Langkah Tegas yang Kian Dipercaya Publik

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved