Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pilkada Di tengah Pandemik dan Resesi Ekonomi , PB HMI sebut Pemerintah Sengaja Melegitimasi Money Politic

by Visioner Indonesia
September 26, 2020
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta_ Setelah secara tegas mendesak Pemerintah dan DPR menunda rangkaian Pilkada serentak 2020, Pengurus Besar Himpunan mahasiswa Islam (PB HMI) menilai pemerintah sengaja melegitimasi Money Politic (politik uang) karena memaksakan pelaksanaan Pilkada demi mengendalikan ketidakpastian ekonomi nasional yang sudah berada pada titik resesi.

“Selain sangat dipaksakan, pelaksanaan Pilkada serentak bagi pemerintah merupakan jurus alternatif dalam mengendalikan ketidakpastian ekonomi nasional, karena diasumsikan akan ada peredaran uang yang cukup masih di tingkat lokal secara masif. Maka potensi praktek money politic akan turut menjadi legal dalam Pilkada kali ini”, ungkap wakil bendahara umum PB HMI Sadam Syarif di Jakarta pada Sabtu (26/09/2020).

Selain akan berpotensi menimbulkan klaster baru dalam rantai epidemi covid-19, tambah Sadam, konsekuensi penurunan kualitas pilkada dan demokrasi akan menjadi hal yang sulit untuk dihindari.

“Sangat disayangkan, ketergesa-gesaan dan kecenderungan pada kekuasaan dalam pilkada ini harus dibayar dengan  semakin suramannya masa depan demokrasi di tingkat lokal. Sejatinya proses penyelesaian dan pemulihan ekonomi pasca pandemik juga mensyaratkan adanya solusi kepemimpinan yang berkualitas dalam penyelesaiannya, tapi rasanya akan sulit jika Pilkada harus dikotori dengan praktek money politic”, terang Sadam kecewa.

Sulit untuk diterima, Di saat pemerintahan di banyak negara berupaya fokus mengendalikan penyebaran Covid dan menunda semua agenda pemilunya,  Indonesia justru memilih resiko kehilangan nyawa rakyatnya sendiri dan memaksa rakyat untuk menerima potensi kualitas kepemimpinan yang lahir dari proses pilkada yang mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi.

Lebih lanjut Sadam mengingatkan bahwa, prinsip menghindari mudhorot (kerugian) adalah lebih diutamakan daripada berupaya mendapatkan lahirnya kepala daerah baru yang legitimate.

“Masih ada upaya konstitusional yang rasional melalui kebijaksanaan politik presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dengan mengeluarkan Perppu atau sejenisnya di situasi darurat ini, seperti yang biasa dilakukan pada Perppu-Perppu sebelumnya di saat pandemi ini”, tutup Sadam.

Previous Post

Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Kemiskinan Masyarakat Pesisir Maluku

Next Post

KLASTER COVID BARU DI JOMBANG, HMI: PEMERINTAH HARUS LEBIH SERIUS

Related Posts

Default

Silaturahmi Eks Pengurus Besar HMI dengan Kapolres Situbondo

Maret 31, 2026
Default

Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Terobosan Kemenimipas

Maret 20, 2026
Pramono Anung Hadiri Upacara Melasti Nyepi di Pura Segara, Ajak Warga Jaga Toleransi
Default

Pramono Anung Hadiri Upacara Melasti Nyepi di Pura Segara, Ajak Warga Jaga Toleransi

Maret 16, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Gandeng Walikota Jakut Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

Maret 15, 2026
Menko Yusril Kecam Aksi Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Default

Menko Yusril Kecam Aksi Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Maret 15, 2026
Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Default

Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Maret 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Langkah Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus ke Puspom Dinilai Tepat.

1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

Silaturahmi Eks Pengurus Besar HMI dengan Kapolres Situbondo

Tetangga Naik, BBM RI Tetap Stabil: Apa Rahasianya?

Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Terobosan Kemenimipas

Lapor ke Prabowo Soal Anggaran, Purbaya Pastikan APBN Aman

TERPOPULER

Langkah Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus ke Puspom Dinilai Tepat.

1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

Silaturahmi Eks Pengurus Besar HMI dengan Kapolres Situbondo

Tetangga Naik, BBM RI Tetap Stabil: Apa Rahasianya?

Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Terobosan Kemenimipas

Lapor ke Prabowo Soal Anggaran, Purbaya Pastikan APBN Aman

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved