Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Franz Magnis-Suseno Duet Narasi Teknologi Bersama Firman Kurniawan Said

by Visioner Indonesia
Maret 14, 2021
in Default
Reading Time: 2min read
Franz Magnis-Suseno Duet Narasi Teknologi Bersama Firman Kurniawan Said
0
SHARES
110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id – Jakarta Himpunan Mahasiswa Islam, HMI Episentrum bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar diskusi publik pada Minggu (14/03/2021). Diskusi dengan tema “Dunia ‘Pasca-Manusia’; Antara Teknologi dan Otoritas Manusia” ini dimulai pada jam 19:30 WIB hingga 21:30 WIB. Jalannya diskusi berlangsung hangat walaupun perbincangan dalam diskusi terbilang alot akibat sukarnya mencari titik kesimpulan.

Firman yang memang belum lama ini melahirkan karya berupa buku bertajuk “Episentrum Intelektual; Meretas Zaman Menuju Indonesia Emas” menjabarkan bagaimana proses sejarah umat manusia hingga sampai pada titik sains dan teknologi ini. Banyak ahli yang dia kutip dalam memaparkan penjelasannya. Salah satunya adalah Yuval Noah Harari, seorang sejarawan yang menjadi tokoh senter pembahasan sepanjang diskusi publik ini berlangsung.

Dalam pemaparannya, Firman menyebut bahwa manusia sudah mulai terasing dengan dirinya sendiri sejatinya bukan dalam waktu yang sebentar. Revolusi Industri yang ditandai dengan revolusi di Perancis adalah cikal bakal alienasi manusia hingga hari ini, di mana era teknologi dan sains mulai menunjukkan wajahnya yang penuh dengan perkembangan, menambah keterasingan manusia tersebut.

“Yuval Noah Harari menyebut suatu revolusi paling purba dari sejarah umat manusia, yaitu revolusi kognitif. Dari sejak revolusi inilah manusia berkembang hingga pada Revolusi Industri dan sampailah pada era dewasa ini yakni era teknologi dan sains yang menyisakan banyak krisis eksistensial bagi umat manusia”, pungkasnya.

Senada dengan Firman, Romo Magnis, sapaan akrab Franz Magnis Suseno, mencoba melihat bagaimana celah-celah sains dan teknologi yang dalam proses perkembangannya menyisakan banyak ruang yang harus kita sikapi dengan bijak. Misalnya bom atom atau sejenisnya. Sehingga menurut Beliau yang saat ini tengah menjadi dosen di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkaya, nilai-nilai etis dalam mengembangkan teknologi dan sains tak boleh ditinggalkan.

“Teknologi dan sains memang berkembang. Tetapi para filsuf sepakat, bahwa sampai kapanpun Artificial Intellegence tidak akan mampu memiliki apa yang kita sebut dengan counsciousness (kesadaran). Dia hanya mengikuti algoritma Si Pembuat (manusia). Oleh karena itu, nilai-nilai etis atau humanisme dalam setiap manusia tak boleh tanggal”, tegasnya.

Diskusi yang dimoderatori oleh Sultan Rivandi ini, memang hingga bagian penutup tidak memberikan kesimpulan yang rigid. Tetapi sesuai dengan pendapat Firman dan Romo Magnis, perdebatan ini memang tak seharunya selesai dalam satu kali tatap muka. Perdebatan antara sisi sains atau teknologi serta filsafat dan teologi di sisi yang lain, sangat menarik untuk sekedar disimpulkan dalam satu kali forum diskusi.

Belum lagi di bagian akhir Romo Magnis juga mau tidak mau akhirnya membahas perihal fenomenologi vs. neurosains yang akhirnya membuat pembicaraan dalam diskusi tak bisa disimpulkan dengan terburu-buru.

Tetapi kalaupun demikian, Sultan Rivandi akhirnya memungkas diskusi dengan mencoba mencari titik temu di antara pendapat kedua tokoh yang menjadi pemateri dalam diskusi ini. Dia menilai, dua tokoh tersebut setidaknya setuju dalam satu hal. Yaitu, mereka sepakat bahwa kalaupun manusia saat ini mustahil menolak perkembangan dan kemajuan sains atau teknologi, tetapi perkembangan dan kemajuan sains atau teknologi tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus ada border. Harus ada nilai-nilai yang memagari perkembangannya.

Previous Post

Dalam menjaga NKRI tokoh Papua siap kawal di masa pandemi

Next Post

Setelah Dirut BUMD DKI Sarana Jaya Tersangka, KPK Diminta Juga Pantau BUMD Jabar

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved