Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

7 Nama Bakal Calon KPU Sumsel Dinilai Bermasalah, Tim Seleksi Diminta Diskualifikasi

by Visioner Indonesia
Agustus 27, 2023
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
552
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tim seleksi bakal calon anggota komisi pemilihan umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) merilis 20 nama bakal calon yang telah lulus tes tertulis dan psikologi pada Jumat (18/8), dan dinyatakan berhak untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

20 nama yang dirilis oleh tim seleksi bakal calon KPU Sumsel ini menuai reaksi publik, salah satunya datang dari Aktivis Mahasiswa asal Sumsel, Toniko, yang menilai 7 dari 20 bakal calon KPU Sumsel tersebut tidak layak, dikarenakan pernah melakukan pelanggaran etik saat menjabat di KPU Kabupaten dalam wilayah Sumatera Selatan.

“Tim harus lebih hati-hati dalam menyeleksi bakal calon KPU Sumsel. Jangan sampai publik merasa ada hal yang tidak patut dilakukan, namun masih dibiarkan berjalan. Terutama terhadap personal bakal calon, harus bersih dari semua tindakan-tindakan terkait pelanggaran etik dalam pengalamannya sebagai penyelenggara pemilu,” kata Toniko dalam keterangannya, Minggu (27/8/2023).

“20 nama yang dirilis tim seleksi kemaren, bukti adanya kelalaian. Kami cek ada 7 nama bakal calon yang pernah dijatuhi sanksi terkait pelanggaran etik saat menjabat KPU Kabupaten. Hal ini tentu harus menjadi evaluasi bersama,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Aktivis asal Sumsel yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta ini meminta tim seleksi untuk tegas dalam melihat bakal calon KPU Sumsel yang mempunyai rekam jejak kurang baik, dan harus berani memdiskualifikasi dari bakal calon KPU Sumsel.

“Jika sudah ketahuan bakal calon KPU Sumsel mempunyai rekam jejak kurang baik, maka tim seleksi harus memberikan tindakan tegas untuk mendiskualifikasi nama-nama bakal calon yang ditengerai masalah terkait etik pemilu. Jangan biarkan mereka menjabat KPU Sumsel, jika dalam menjabat di kabupaten saja sudah melanggar etik,” tegas Toniko.

Toniko menyebut nama-nama bakal calon anggota KPU yang dinilai pernah bermasalah dengan etik pada saat menjadi anggota KPU kabupaten dan sudah mendapat putusan dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Dalam pantaun kami, ada 7 nama bakal calon anggota KPU Sumsel yang pernah melanggar etik dan sudah ada putusan dari DKPP. Mereka adalah Nurul Mubarok (Ketua KPU Banyuasin), Abu Yamin (KPU Empat Lawang) Rudianto Pangaribuan (mantan KPU Kota Palembang), Devi Yulianti (mantan Ketua KPU Kota Palembang), Handoko (KPU Musi Rawas Utara), Agus Mariyanto ( Ketua KPU Musi Rawas Utara), Fadiin M Amien ( KPU Muara Enim)” terang Toniko.

“7 nama tersebut sudah mendapat putusan DKPP terkait pelanggaran etik yang dilakukannya, dengan tahun putusan yang berbeda. Hal ini harus menjadi acuan kepada tim seleksi bakal calon KPU Sumsel untuk mendepak orang-orang bermasalah masuk ke lingkungan dan atau menjabat anggota KPU Sumsel. Kita ingin pemilu berjalan damai, aman dan tanpa kecurangan. Jangan siram kecurigaan publik dengan meloloskan orang-orang yang bermasalah dengan etik penyeleggara pemilu,” pungkasnya.

Previous Post

Visioner Indonesia Nilai Harmin Ramba Layak Sebagai Pj Bupati Konawe

Next Post

HUT PAN ke-25; Caleg PAN Asal Kabupaten Bogor Santuni Anak Yatim

Related Posts

Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026
Default

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026
Default

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Juni 13, 2026
Default

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Juni 12, 2026
Default

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Juni 10, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

TERPOPULER

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved