Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Rupiah Tergelincir di Pembukaan Pasar Spot Hari Ini

by Visioner Indonesia
Januari 29, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3min read
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Rupiah dibuka melemah dalam pembukaan perdagangan pasar spot hari ini, Kamis (29/1/2026), di tengah sentimen pasar global yang masih volatil menyusul berlanjutnya ketegangan global yang memengaruhi dinamika perdagangan dan keamanan internasional. 

Melansir data real time, rupiah spotdibuka melemah 0,27% di level Rp16.751/US$. Pelemahan rupiah pagi ini terjadi di tengah kondisi indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang mulai merangsek menguat kembali setelah pelemahan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir serta adanya keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu, waktu setempat, yang memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5%-3,75%. 

Sementara di pasar mata uang Asia, penguatan datang dari won Korea Selatan terapresiasi paling signifikan sebesar 0,64%. Disusul yen Jepang 0,23%, dolar Singapura 0,11%, yuan offshore China 0,05%, dan ringgit Malaysia 0,04%. 

Selain itu, pergerakan mata uang regional juga cenderung beragam menyusul respons terhadap dinamika terbaru di Amerika Serikat (AS), khususnya terkait arah kebijakan moneter dan perkembangan di bank sentralnya, yang mendorong pelemahan dolar AS dalam beberapa waktu terakhir.

Di tengah kondisi tersebut, isu terkait persepsi independensi di sejumlah bank sentral dunia, termasuk di Indonesia dan AS, turut menambah bobot ketidakpastian bagi pelaku pasar global. Situasi ini membuat investor semakin mencermati sinyal kebijakan dan komunikasi otoritas moneter, terutama yang berkaitan dengan komitmen menjaga stabilitas harga dan nilai tukar.

Dari sisi domestik, pasar keuangan Indonesia juga masih menghadapi tekanan setelah MSCI Inc. menyampaikan peringatan mengenai kelayakan investasi Indonesia serta potensi risiko penurunan status dari emerging market menjadi frontier market, yang memicu penyesuaian risiko oleh investor asing. 

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) keluar dari pasar saham tercatat mencapai Rp6,2 triliun. Ini langsung memicu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sebesar 7,35% ke posisi 8.320,55 pada penutupan perdagangan kemarin. 

Dalam catatan riset terpisah, analis Goldman Sachs memperkirakan adanya potensi arus keluar pasif dari saham Indonesia pasca penilaian MSCI dapat berkisar antara US$2,2 miliar hingga US$7,8 miliar.

Dari pasar surat utang, respons pasar mungkin tidak dramatis dan panik seperti pasar saham yang sempat mengalami trading halt beberapa kali. Namun, investor di pasar surat utang akan tetap berhitung soal risiko dan menuntut premi risiko lebih tinggi dengan adanya tekanan ini. 

Melansir data Bloomberg, investor asing masih mencatatkan aliran dana masuk ke pasar surat utang domestik sebesar US$308,4 juta sejak awal tahun. Pada Senin (26/1/2026), investor global masih mencatatkan pembelian surat utang senilai US$20,9 juta. 

Meski begitu, tekanan dari MSCI dan kondisi ekonomi domestik yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap arus modal asing berisiko meningkatkan Credit Default Swap (CDS). Meningkatnya persepsi risiko investor di pasar surat utang tercermin dalam CDS. Berbeda dengan peringkat kredit terbitan lembaga pemeringkat rating yang cenderung bergerak lambat, CDS menangkap persepsi risiko secara real time.

Saat ini, CDS Indonesia secara konsisten berada di atas negara sekelompok (peers). CDS sovereign Indonesia tenor lima tahun berada di kisaran 74,78 basis poin, dibandingkan Malaysia di 39,31 bps dan Thailand di 38,90 bps

Previous Post

IHSG Dibuka dengan Penurunan 5%, Tinggalkan Kisaran 8.000

Next Post

Harga Emas Tembus US$5.500/Troy Ons, Saatnya Jual atau Beli?

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

TERPOPULER

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved