Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan

by Visioner Indonesia
April 7, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan

JAKARTA — Suasana Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2026), berakhir dengan tepuk tangan. Penyebabnya adalah jaminan yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik hingga akhir tahun 2026, meski harga minyak dunia terus bergolak akibat konflik di Timur Tengah.

“Kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi, dengan asumsi harga minyak rata-rata US$100 per barel sampai akhir tahun, sudah dihitung,” ujar Purbaya di hadapan anggota Komisi XI, disambut tepuk tangan.

Purbaya menegaskan jaminan itu hanya berlaku untuk BBM bersubsidi. Untuk BBM nonsubsidi, ia menyebut komoditas tersebut tidak masuk dalam hitungan anggaran negara, sehingga pemerintah tidak memberi kepastian serupa.

Jaminan Menkeu disambut lega oleh publik yang selama sepekan terakhir dilanda kekhawatiran. Namun di balik kepastian itu, sejumlah fakta fiskal yang terungkap dalam rapat yang sama patut dicermati.


Purbaya melaporkan defisit APBN hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB — hampir dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp104,2 triliun. Belanja negara melonjak 31,4 persen sementara pendapatan hanya tumbuh 10,5 persen.

Dalam rapat yang sama, Purbaya juga mengungkapkan sisa Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan di Bank Indonesia saat ini hanya sekitar Rp120 triliun, setelah Rp300 triliun ditempatkan di perbankan sebagai penguatan likuiditas.

Merespon hasil rapat dengar pendapat (RDP ) tersebut Romadhon Jasn menilai jaminan Purbaya di hadapan DPR adalah langkah komunikasi fiskal yang tepat dan perlu diapresiasi. “Pernyataan Menkeu di forum legislatif adalah komitmen institusional yang mengikat. Ini bukan sekadar klaim, ini pernyataan yang bisa diverifikasi dan diawasi DPR secara langsung. Pemerintah menunjukkan keberanian mengambil posisi jelas di tengah ketidakpastian global,” ujar Romadhon, Selasa (7/4/2026).

Namun Romadhon mengingatkan bahwa kekuatan jaminan itu bersandar pada satu syarat utama: asumsi rata-rata harga minyak tidak melampaui US$100 per barel sepanjang tahun. Purbaya sendiri mengakui bahwa setiap kenaikan harga minyak US$1 per barel menambah kebutuhan subsidi sebesar Rp6,8 triliun.

“Di sinilah kehati-hatian tetap diperlukan. Pertamina saat ini menjadi garda terdepan menahan harga, menanggung selisih harga keekonomian BBM nonsubsidi. Beban itu tidak terlihat di APBN, tapi sangat nyata di neraca BUMN kita. Pemerintah perlu memastikan kompensasi kepada Pertamina berjalan tepat waktu agar benteng itu tidak retak dari dalam,” kata Romadhon.

Ia juga menyoroti pentingnya pengetatan distribusi subsidi melalui sistem digital. “Setiap liter BBM subsidi yang salah sasaran langsung menguras ruang fiskal yang sudah tipis. Pengetatan MyPertamina dan verifikasi penerima bukan pilihan, itu keharusan,” tegasnya.

Kemenkeu menyatakan upaya efisiensi belanja kementerian dan lembaga terus dilakukan secara bertahap untuk menjaga defisit di level 2,92 persen tanpa harus menggunakan SAL.

Romadhon mengakhiri catatannya dengan pesan yang ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan. “Tepuk tangan di DPR hari ini adalah sinyal kepercayaan dari wakil rakyat kepada pemerintah. Tugas kita semua sekarang adalah memastikan kepercayaan itu dijaga dengan kerja keras, bukan hanya dengan pernyataan. Pemerintah yang kuat adalah pemerintah yang berani berkomitmen dan lebih berani lagi menepatinya,” pungkasnya.

Previous Post

Kemenkes: Penertiban iklan film provokatif cegah peniruan bunuh diri

Next Post

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Harapkan Percepatan Penanganan Perkara KDRT di Polres Metro Jakarta Utara

Related Posts

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah
Ekonomi

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah

Agustus 26, 2026
Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”
Ekonomi

Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”

Agustus 26, 2026
Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026
Ekonomi

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Agustus 25, 2026
Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali, Diklaim Hemat Rp73,9 T per Tahun
Ekonomi

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali, Diklaim Hemat Rp73,9 T per Tahun

Agustus 25, 2026
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Transaksi dan Pengiriman Uang bagi PMI
Ekonomi

BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Transaksi dan Pengiriman Uang bagi PMI

Agustus 23, 2026
Saham Haji Isam Melonjak 70% dalam Sepekan, BEI Masukkan dalam UMA
Ekonomi

Saham Haji Isam Melonjak 70% dalam Sepekan, BEI Masukkan dalam UMA

Agustus 23, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

TERPOPULER

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved