Jakarta – Nilai tukar rupiah dibuka stagnan pada pembukaan perdagangan kemudian melemah. Pada Jumat (10/4/2026), rupiah membuka perdagangan dengan stagnansi di Rp17.085/US$.
Harga minyak yang masih naik 0,58% ke US$96,48 per barel jadi tekanan bagi rupiah dan hampir semua mata uang di kawasan.
Secara domestik, rupiah masih tertekan isu pelebaran fiskal, ditengah kabar pembelian 20 ribu unit motor listrik oleh BGN untuk kelancaran MBG.






