Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Penjualan Loyo, Kalla Toyota Geluti Bisnis Mobil Bekas

by Redaksi
Juni 17, 2015
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
131
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Hadji Kalla mendirikan unit usaha baru segmen mobil bekas (used car) yang dipersiapkan untuk menopang penjualan kendaraan merk Toyota yang merupakan bisnis inti perusahaan.

Kalla Toyota

Hal ini menyusul loyonya penjualan mobil Toyota baru. CEO Hadji Kalla (Kalla Toyota) Hariyadi Kaimuddin menjelaskan unit usaha baru yang beroperasi secara resmi pada Juni 2015 tersebut mecakup Makassar, Maros dan Gowa untuk tahap awal ekpansi perusahaan di segmen bisnis jual beli mobil bekas (used car).

“Cakupan wilayah pelayanannya masih terbatas dan akan kita evaluasi dalam 6 bulan kedepan. Tetapi kita optimistis, apalagi potensi pasar yang cukup besar di segmen ini,” katanya di sela-sela Launching Kalla Used Car Divison, Senin (15/6/2015).

Di sisi lain, pendirian unit usaha baru itu sebagai strategi perusahaan menghadapi pasar otomotif yang cenderung terus mengalami perlambatan sejak tahun lalu.

Adapun wilayah operasional Kalla Toyota, anak usaha Kalla Group milik Wapres Jusuf Kalla, meliputi regional Sulawesi minus Sulawesi Utara.

Hariyadi menjelaskan, Divisi Used Car untuk tahap awal memprioritaskan pembelian mobil bekas dengan skema tukar tambah atau trade in, untuk konsumen yang ingin memiliki mobil Toyota baru.

Menurutnya, strategi itu diharapkan mampu mengatrol penjualan unit baru Kalla Toyota yang menurun seiring dengan kondisi perekonomian yang melemah pada tahun ini.

“Saat ini kami hanya melayani pemilik mobil bekas yang bertujuan untuk replacement Toyota yang baru. Tetapi, kita juga masih terbatas untuk mobil bekas merk Toyota, sedangkan untuk merk lain masih kami siapkan,” jelas Hariyadi.

Sementara itu mobil bekas yang telah di beli perusahaan bakal direkondisi secara menyeluruh dengan menggunakan standar dan spar part original Toyota untuk selanjutnya dipasarkan kembali.

Berdasarkan data Kalla Toyota, kinerja penjualan sepanjang Januari-Mei 2015 turun hingga 17% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Hariyadi, penurunan paling besar terjadi pada segmen MPV low jenis Toyota Avanza yang selama ini memberikan kontribusi tertinggi bagi Kalla Toyota.

Kendati demikian, Kalla Toyota optimistis kinerja akan kembali membaik pada semester II/2015 terlebih dengan rencana instansi pemerintah dan swasta di regional Sulawesi untuk pengadaan mobil operasional pada periode tersebut.

Sementara itu, After Sales Divison Head Abdul Wahab mengatakan pada tahun ini pihaknya juga memperbanyak pilihan layanan di segmen purna jual untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan Kalla Toyota.

“Layanan derek hingga layanan service di tempat sudah kami siapkan, termasuk pula pembelian spare part dengan harga yang sama dengan di bengkel resmi,” paparnya.

Menurut Wahab, layanan itu selanjutnya diterapkan pada 11 bengkel dari total 21 bengkel resmi milik Kalla Toyota yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah. (Bisnis.com)

Tags: Kallatoyota
Previous Post

Merekonstruksi Himpunan Melalui Semangat Perkaderan

Next Post

Nasdem Tolak Dana Aspirasi Dewan Senilai 20 M

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

TERKINI

Ketua Pemuda Muncar Bergerak Icha Soroti Korupsi BGN dan Pelemahan Rupiah

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

TERPOPULER

Ketua Pemuda Muncar Bergerak Icha Soroti Korupsi BGN dan Pelemahan Rupiah

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved