Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Menolak May Day Dijadikan Ajang Kegaduhan Yang Mengganggu Investasi Di Indonesia

by Visioner Indonesia
April 17, 2023
in Liputan Diskusi
Reading Time: 2min read
Menolak May Day Dijadikan Ajang Kegaduhan Yang Mengganggu Investasi Di Indonesia
0
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id – Solidaritas Mahasiswa Semarang Bersatu pada hari ini menggelar acara diskusi online dengan tema : “Politik Terselubung KSPI Jawa Tengah Dalam Aksi Tolak UU Cipta Kerja Jelang Momentum May Day”. Mahasiswa menyoroti terkait tindakan KSPI Jawa Tengah yang dinilai memanfaatkan gerakan buruh dan atas nama buruh, Semarang.(17/04).

Demo buruh yang menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di berbagai daerah termasuk di DKI Jakarta begitu deras dilakukan oleh kelompok serikat pekerja. Gerakan aksi ini bukan tidak mungkin ada yang mensupport bahkan ada yang mendanai sehingga masif dan terkoordinir dari daerah sampai DKI Jakarta. 

“Masyarakat perlu tahu, bahwa tidak semua aksi buruh itu idealis, tapi sebagian besar ada kepentingan lain yang sifatnya terselubung. Contohnya, aksi buruh oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Tengah yang dinilai ada kepentingan lain dibalik kepentingan murni para buruh”. Jelas Vania Hamidah selaku narasumber acara.

Vania Hamidah

Kemudian, lanjutnya “KSPI Jateng sudah tidak lagi bicara pergerakan aksi untuk bagaimana perjuangkan nasib buruh, tapi KSPI Jateng lebih mengutamakan bagaimana bisa berafiliasi dengan cukong demo dan lebih memilih kepada siapa yang memerintahkan dan mendanai untuk aksi”.

Kita sama-sama ketahui bahwa Jawa Tengah adalah salah satu Provinsi potensial di sektor perindustrian. Sektor industri masih menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. 

Ini dapat dilihat dari data BPS bahwa dari 13.762 sentra industri di Indonesia pada tahun 2020, posisi pertama ditempati Jawa Tengah dengan jumlah sentra industri mencapai 3.460 sentra. Apalagi daerah Semarang yang merupakan daerah potensial untuk industri masa depan. Misalnya perkembangan Kawasan Industri Wijayakusuma yang merupakan bukti potensi Semarang untuk industri masa depan. 

Namun demikian sangat disayangkan, serikat pekerja khususnya KSPI Jateng seakan tidak pernah peduli terhadap perkembangan industri di Jateng. Bentuk ketidakpedulian itu, mereka buktikan lewat aksi-aksi menolak UU Cipta Kerja secara masif, padahal salah satu inti dari UU Cipta Kerja ini adalah akan memberikan dampak signifikan bagi usaha dan investasi di Indonesia. Kemudian proyeksi penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktifitas pekerja, pemberdayaan UMKM dan Koperasi. UU Cipta Kerja juga dinilai bisa memangkas birokrasi yang sebelumnya berbelit dan tidak efisien.

Seharusnya KSPI Jateng mendukung UU Ciptakerja, bukan malah berafiliasi dan memanfaatkan partai buruh untuk melakukan aksi penolakan UU Ciptakerja. Karena kami melihat ada kepentingan politik tertentu dibalik aksi tolak UU ciptaker oleh KSPI Jateng, maka kami menghimbau juga kepada seluruh element buruh bahkan masyarakat secara umum untuk tidak terprovokasi oleh ajakan aksi yang dilakukan KSPI Jateng bersama Partai Buruh. Tutup Vania.

Previous Post

Elemen Mahasiswa Penegak Anti Koruspsi Mendesak KPK Tuntaskan LHKPN Pati Polri Yang Tidak Melapor

Next Post

LKBHMI Resmi Layangkan Laporan Operasi Tambang Nikel PT CLM ke Gakkum KLHK

Related Posts

Liputan Diskusi

Bagja dan Visi Politik Generasi Muda HMI: Membangun Pemahaman Dinamika Politik untuk Masa Depan Bangsa

Februari 23, 2025
Liputan Diskusi

Sosialisasi Empat Pilar: Primus Yustisio Tekankan Pentingnya Persatuan di Ciseeng

Desember 17, 2024
Liputan Diskusi

Pilkada DKI Jakarta 2024: Menguatkan Demokrasi dan Menjaga Persatuan Warga

November 24, 2024
Liputan Diskusi

Visioner Indonesia Apresiasi PT Timah Gelar Pendidikan Inklusif Untuk Disabilitas

Juli 26, 2024
Liputan Diskusi

HMI Gelar Diskusi Publik Transformasi Digital UMKM Jadi Prioritas Penguatan Fondasi Ekonomi

April 3, 2024
Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres
Liputan Diskusi

Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres

Februari 7, 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved