Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Deklarasi Jeb Bush Sebagai Capres AS

by Redaksi
Juni 17, 2015
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
Deklarasi Jeb Bush Sebagai Capres AS
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pencalonannya menambah deretan nama ‘Bush’ dalam belantika politik AS

Mantan Gubernur Florida Jeb Bush resmi menyatakan dirinya ikut serta dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, pencalonannya ini dianggap sebagai kembalinya Dinasti Bush dalam belantika politik Amerika Serikat. Dua puluh tujuh tahun setelah ayahnya, George Bush, terpilih sebagai Presiden AS dan hanya berselang enam tahun setelah kakaknya, George Walker Bush, purnatugas, Jeb Bush, mempersiapkan diri menjadi orang nomor satu di AS.

Bertempat di Miami Dale College, Florida, negara bagian di mana ia pernah menjabat sebagai Gubernur dari 1999-2007, Jeb secara resmi mendeklarasikan pencapresannya. “Kita akan menuju ibu kota Washington DC dan membereskan kekacauan dan kebuntuan yang terjadi. Saya tahu kita dapat melakukannya karena saya sudah berhasil melakukannya,” tegas Jeb dalam pidatonya, Senin (15/6/2015) sore di Florida. Dalam pengumuman pencalonannya ini, tampak hadir ibunya Barbara Bush, dan ayahnya, mantan Presiden George H.W. Bush. Namun kakaknya George W. Bush, tidak hadir.

Politisi berusia 62 ini merupakan calon kuat untuk memenangkan nominasi capres Partai Republik. Sejak memberikan sinyal bahwa dia berencana maju pada Desember 2014, Jeb telah berhasil mengunci para miliader kaya di AS untuk mendanai kampanyenya. Tidak ketinggalan, tim kampanyenya juga berhasil merekrut pakar-pakar kampanye terkemuka. Besarnya peluang Jeb tidak terlepas dari persepsi bahwa hanya Jeb yang mampu mengalahkan capres kuat Partai Demokrat, Hillary Clinton, di Pilpres 2016.

Posisi politiknya yang moderat dan kinerja gemilang ketika menjadi Gubernur Florida diyakini akan membantunya mencuri perhatian pemilih mengambang. Selain itu, kemampuannya berbahasa Spanyol, serta dukungannya untuk memberikan jalur kewarganegaraan terhadap imigran ilegal Hispanik akan menjadi nilai lebih Jeb untuk memenangkan suara kaum Hispanik. Selama ini, mereka selalu mendukung Partai Demokrat.

Tantangan Jeb Bus

Keunggulan Jeb juga memiliki potensi untuk menjegalnya dalam pemilihan pendahuluan (primary) Partai Republik. Kaum konservatif menilai Jeb tak cukup konservatif. Hal ini terlihat dari dukungannya terhadap imigran ilegal dan kebijakan Common Core (standar edukasi nasional Amerika).

Kebimbangan kaum konservatif menjadi penyebab utama lulusan Ilmu Amerika Latin, Universitas Texas ini hanya unggul tipis di survei nasional. Agregat survei terakhir Real Clear Politics menunjukkan, Jeb memimpin dengan 11,3 persen, atau hanya terpaut 0,5 poin dari pesaing terkuatnya, Gubernur Wisconsin Scott Walker. Jeb juga harus meredam momentum politik mantan “anak asuh politiknya”, Senator kharismatik Florida, Marco Rubio, yang mengumpulkan 10,3 persen.

Selain itu, nama belakang Bush diperkirakan akan terus menghantui ambisi pencalonannya sebagai Presiden. Beban menanggung nama dinasti politik ini terlihat dari kesulitannya saat berargumen setiap kali ditanya mengenai Perang Irak yang sangat tidak populer. Jeb harus meyakinkan rakyat AS bahwa ia berbeda dengan kakaknya dan memiliki citra tertentu terkait Perak Irak.

Tantangan lainnya adalah analisa pengamat politik bahwa AS jenuh dengan dinasti politik. Mereka juga berpendapat bahwa mahkota kepresidenan tidaklah seharusnya terus dikuasai oleh keluarga politik tertentu. (Syaifulloh Amir / DZ)

 

Tags: Capres ASDinasti BushJeb BushPilpres ASPolitik AS
Previous Post

Ini Dia Fakta Unik Gigi Pisau Triceratops, Dinosaurus Tanduk Tiga

Next Post

Pemimpin Al Qaeda Al-Wuhayshi Dinyatakan Tewas

Related Posts

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic
Lifestyle

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Juli 18, 2026
Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun
Luar Negeri

Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun

April 24, 2026
Diplomasi Buntu, Kicauan Trump di Medsos Hambat Damai AS-Iran
Luar Negeri

Diplomasi Buntu, Kicauan Trump di Medsos Hambat Damai AS-Iran

April 24, 2026
Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran
Luar Negeri

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran

April 11, 2026
Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang
Luar Negeri

Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang

April 6, 2026
Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz
Luar Negeri

Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz

April 6, 2026

TERKINI

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

TERPOPULER

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved