Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan Indonesia di Era Bonus Demografi 2020 – 2030

by Aulia Rachman Siregar
Oktober 2, 2018
in Nasional, Pendidikan, Peristiwa
Reading Time: 2min read
Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan Indonesia di Era Bonus Demografi 2020 – 2030

Ketua Umum HMI, Respiratori Saddam Al-Jihad Memberikan Sambutan dalam Pembukaan Sekolah Pimpinan HMI di Bogor.

0
SHARES
173
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bogor | Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) menggelar Sekolah Pimpinan HMI pada 1 – 5 Oktober 2018 di Bogor. Kegiatan pelatihan ini diperuntukkan bagi para pimpinan (ketua umum) HMI Cabang dan Badan Koordinasi (Badko) se-Indonesia dengan tujuan agar para pimpinan di tingkat cabang (setingkat kabupaten/kota) dan Badko (setingkat provinsi) memiliki kompetensi dalam mengelola organisasi sesuai dengan mandat dan tujuan HMI.

“Tujuan dari pelaksanaan Sekolah Pimpinan HMI ini agar kader memiliki keterampilan dan profesionalisme dalam bidang manajerial, kepemimpinan, dan keorganisasian”, ungkap Helmy Yunan Ihnaton, Ketua Bidang Pembinaan Anggota PB HMI.

Menurut penjelasan Helmy, setiap peserta yang telah menyelesaikan Sekolah Pimpinan HMI ini diharapkan mampu melaksanakan implementasi visi dan arah gerakan PB HMI secara sistematis di tiap cabang dan badko. Selain itu, kader juga mampu memetakan, menganalisis, dan mengurai permasalahan di masyarakat, untuk kemudian merumuskan rekomendasi kebijakan sebagai solusi permasalahan tersebut dengan tepat.

“Seringkali kita gagal mengurai dan memetakan masalah, sehingga solusi yang dibuat tidak relevan dengan masalahnya. Maka dari itu, kemampuan membaca dan menganalisis permasalahan sangatlah dibutuhkan”, imbuh Helmy.

Terkait dengan tema kegiatan, Ketua Umum PB HMI, Respiratori Saddam Al-Jihad menjelaskan, bahwa bonus demografi merupakan tantangan yang dihadapi generasi milenial saat ini, sehingga dibutuhkan spirit kepemimpinan agar bonus demografi ini dapat dijadikan kekuatan guna membangun bangsa dan negara.

“Dari 10% masyarakat Indonesia yang mengenyam bangku perkuliahan, hanya 2% yang menjadi aktivis, dan terbanyak adalah HMI.  Oleh karenanya HMI secara esensial berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia, salah satunya dengan cara mendelegasikan calon pemimpin masa depan Indonesia”, ujar Saddam.

Melalui pelatihan Sekolah Pimpinan HMI ini, Saddam menghimbau agar lebih memperkuat modal sosial (social capital) berupa nilai-nilai kekeluargaan yang sudah ada di antara kader dan segenap pimpinan HMI, baik di tingkat cabang, badko, hingga Pengurus Besar.

Harapan besar dari adanya sekolah pimpinan HMI ini menurut Saddam, adalah membangun modal sosial (social capital) HMI dengan memperkuat nilai-nilai persaudaraan di antara ketua umum HMI cabang dan badko, meneguhkan visi dan mengkonsolidasikan gagasan bersama baik di tingkatan PB HMI, badko, dan cabang, serta menerjemahkan visi Youth Government dalam memberikan solusi terhadap kehidupan politik kenegaraan.

“Aktualisasi dari tujuan HMI harus mulai nyata dirasakan masyarakat, artinya HMI mulai masuk dalam kebijakan mikro yang riil bukan lagi hanya menyinggung soal isu makro dalam dialektika kebangsaan dan kenegaraan”, pungkas Saddam.

Previous Post

“PB HMI Banci” Tak Punya Arah dan Tujuan

Next Post

Mengadili Caleg Petahana

Related Posts

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026
Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing
Nasional

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

TERPOPULER

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved