Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Wasekjen PB HMI Rahmat Mony “ Penolakan Terhadap Pelantikan Presiden & Wakil Presiden Adalah Langkah Yang Tidak Di Benarkan Menurut Hukum”

by Visioner Indonesia
Oktober 16, 2019
in Nasional
Reading Time: 2min read
Wasekjen PB HMI Rahmat Mony “ Penolakan Terhadap Pelantikan Presiden & Wakil Presiden Adalah Langkah Yang Tidak Di Benarkan Menurut Hukum”
0
SHARES
132
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Wakil Sekertaris Jendral Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Rahmat Ali Mony menyikapi adanya informasi yang ramai diperbincangkan terkait gerakan penolakan terhadap pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih hasil pemilu 2019 yang lalu.

“isu terkait gerakan penolakan terhadap pelantikan presiden dan wakil presiden republic Indonesia Yang akan di langsungkan pada 20 oktober mendatang merupakan lagkah yang non substansial dan tidak konstitusional, sebab presiden dan wakil presiden terpilih berdasarkan aturan harus di lantik, di tegaskan dalam undang undang dasar 1945 dalam pasal 3 dan pasal 9 sangat jelas, pasal 3 menjelaskan bahwa Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) hanya dapat memberhentikan Presiden dan Wakil Presiden dalam masa jabatan, berdasarkan aturan ini MPR tidak berwenang secara hukum untuk membatalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih sebab ke duanya tidak sedang dalam masa jabatan, maka ketika isu terkait gerakan ini benar terjadi tentu sangat menyalahi aturan” Terang Mony kepada wartawan di Grean Pramuka Jakarta timur, (16/10/2019)

Menurutnya, hasil pemilihan umum pada 17 april 2019 lalu di akui secara hukum dan tidak bisa di ganggu gugat dengan apapun sebab telah di perkuat oleh putusan Mahkamah Konstitusi, dan tahapan selanjutnya adalah penatikan presiden dan wapres terpilih, polemik tentang suka dan tidak suka Jokowi dan KH Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih haruslah usai dan selanjutnya perlu di kawal bersama oleh rakyat untuk output kinerja pemerintahan yang lebih baik lagi. Tambahnya

Pun demikian, dirinya mengajak masyarakat Indonesia untuk mengakui dan mengawal pelantikan presiden dan wakil presiden nanti dengan aman. Hal tersebut tambahnya bahwa agenda pelantikan presiden dan wakil presiden 20 oktober nanti merupakan agenda kebangsaan yang harusnya di kawal oleh seluruh elemen bangsa termasuk juga generasi muda Indonesia.

Mony juga menghimbau masyarakat, pemudan dan mahasiswa tidak mudah teragitasi dengan skenario politik yang di mainkan oleh oknum dan kelompok politik tertentu serta larut dalam situasi politik yang tidak bermutu.

“Baiknya kita seluruh elemen bangsa termasuk juga pemuda dan Mahasiswa berpartisipasi dalam menjaga keamanan serta menyukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden Indonesia dan selanjutnya mari kita fokus untuk memikirkan masa depan Indonesia dengan mengawal babak baru pemerintahan Presiden Jokowi bersama Wapres KH. Maruf secara kritis solutif dan partisipatif, itu langkah terbaik untuk Indonesia kini” Pungkasnya

Previous Post

Sandiaga Salahuddin Uno Balik ke Partai Gerindra

Next Post

Menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Gema MA Malang Raya Dorong Pemuda Kawal Pelantikan

Related Posts

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang
Nasional

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Juli 22, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Jaga Jakarta Diuji di Matraman, JAN: “Kita Jaga Kota Kita, Masyarakat Jangan Terprovokasi”

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

TERPOPULER

Jaga Jakarta Diuji di Matraman, JAN: “Kita Jaga Kota Kita, Masyarakat Jangan Terprovokasi”

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved