Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Direktur Esekutif LKPHI “Kami Menduga Ada Suap Dibalik Pengesahan Kapolri Idham Azis”.

by Visioner Indonesia
Oktober 31, 2019
in Nasional, Peristiwa
Reading Time: 2min read
Direktur Esekutif LKPHI “Kami Menduga Ada Suap Dibalik Pengesahan Kapolri Idham Azis”.
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Mengenai keputusan komisi III DPR-RI terkait pengangkatan Komjen.Polisi Idham Azis sebagai Kapolri terlalu cepat atau terburu-buru, hal ini di ungkapkan Ismail Marasabessy selaku Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Dan Pemerhati Hukum Indonesia melalui keterangan tertulisnya, Rabu(30/10/2019).

“Apalagi rapat komisi III berakhir secara aklamasi, saya menduga adanya politik transaksional disini,” paparnya.

Dalam hal ini, seharusnya komisi III DPR-RI sebagai represantasi Rakyat Indonesia juga harus mempertimbangkan dan melihat masukan saran dari masyrakat. “Dimana ada sebagain kelompok masyarakat dan lembaga pemerhati hukum yang menilai lolosnya nama Komjen Pol.Idham Azis sebagai kandidat tunggal menciderai reformasi yang selama ini berjalan di instansi kepolisian,” ungkap Ismail.

Sebagai mana kita ketahui bersama, bahwa pangkat komjen pol di mabes Polri bukan hanya satu orang saja, “Toh! kenapa hanya satu nama yang di usulkan, kita jadi menduga bahwa disinyalir ada faktor politik kekuasaan yang bermain disini,” sambungnya

Menurut hasil kajian pihaknya, bahwa Komjen Pol Idham azis juga tidak bersih dari persoalan penegakan hukum, pasalnya, hingga saat ini masih tersandung kasus-kasus yang pernah ditangani Komjen Pol.Idham Azis, semisal kasus penyiraman Novel Baswedan(Penyidik KPK) begitu pun hal nya tentang penembakan Mahasiswa di Sulawesi Tenggara yang belum juga terselesaiakan kasusnya hingga saat ini.

Mirisnya bila melirik dari berbagi hal kasus tersebut dapat di kategorikan menjadi preseden buruk dan dihimbau juga agar semestinya menjadi pertimbangan dari pihak Komisi III DPR RI untuk menetapkan calon kapolri.

“Oleh karena itu kami meminta kepada pimpinan DPR RI jangan dulu untuk pembahasan kapolri di bawah ke ranah rapat paripurna. Apabila ini di bawa maka dapat dipastikan ada kecacatan hukum dan demokrasi disini, dan oleh karena itu kita bisa pastikan akan turun ke jalan dan memboikot Gedung DPR-RI dan Istana Merdeka bila hal ini masih di lanjutkan.

Lanjut Ismail, sudah sangat jelas bahwa pada proses pengesahan Komjen.Pol Idham Azis ada indikasi kuat Politik Transaksional di karenakan banyak aspirasi yang di sampaikan oleh masyarakat dan para praktisi hukum tidak pernah di rilis dalam pemberitaan, padahal banyak sekali msyarakat yang melakukan penolakan namun tidak pernah di publikasikan, dan terindikasi ada permainan transaksional yang di mainkan oleh Komjen.Pol Idham Azis. Sehiinggga Ismail Marasabessy,SH. Selaku Direktur LKPHI berharap pemerintah dan dalam hal ini Presiden dan pihak DPR-RI berfikir kembali untuk mendorong Komjen.Pol Idham Azis sebagai Kapolri. Tutup menjelaskan (IM)

Oleh_ : Ismail Marasabessy,SH.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Dan Pemerhati Hukum Indonesia (LKPHI)

Previous Post

Kekeringan, Ribuan Pelajar dan Masyarakat Pamekasan Lakukan Shalat Istisqa

Next Post

Ikhwanuddin, Resmi Nahkodai Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Kota Banda Aceh

Related Posts

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026
Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing
Nasional

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

TERPOPULER

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved