Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

KPK Diminta Periksa Stafsus Kemendes PDTT Atas Dugaan Kasus Jual Beli Jabatan

by Visioner Indonesia
September 10, 2021
in Nasional
Reading Time: 2min read
0
SHARES
92
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta periksa Staf Khusus (Stafsus) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang disebut-sebut menjadi dalang mencuatnya kasus jual beli jabatan di Kementerian yang dinahkodai Abdul Halim Iskandar. Kasus tersebut telah menyedot perhatian publik.

Aktivis Anti Korupsi, Imam Rahmatullah dari Komunitas Cinta Bangsa (KCB), mengatakan KPK sebagai lembaga antirasuah sudah sangat layak untuk melakukan pemanggilan dalam rangka mendalami kasus yang diduga bermodus setoran itu.

“KPK wajib mendalami dugaan jual beli jabatan di Kemendes. Karena itu ada perbuatan yang melanggar hukum dan memalukan,” tegas Rahmat dalam keterangan persnya sebagaimana diterima redaksi, (10/09/2021).

Rahmat pun mengingatkan KPK agar tidak tebang pilih dalam mengusut kasus. Menurut Rahmat, Stafsus Menteri yang diduga melakukan jual beli jabatan tersebut tidak bermain sendirian tetapi juga melibatkan banyak kolega, bahkan ada otak inteletual yang menggerakkan praktik korup tersebut.

“Harus diusut sampai tuntas ke akar-akarnya, biar jelas siapa di balik itu semua. Dan saya yakin KPK profesional dalam hal ini, cara setor-setor untuk naik pangkat-jabatan ini bisa jadi bibit lahirnya korupsi di suatu instansi, karena mereka akan berpikir sudah keluarin modal buat di jabatan tersebut, bisa jadi mereka cari bancakan buat balikin modal yang ujungnya berada di lingkaran kasus korupsi,” sambung Rahmat.

Beredar informasi, bahwa KPK saat ini sedang mengusut kasus di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang diduga melibatkan orang dekat Menteri.

Sumber di KPK belum mau memberikan keterangan tentang hal tersebut. “Saya tidak tahu informasi mengenai kasus itu,” kata sumber di KPK, Jumat (10/9).

Informasi yang beredar dan dihimpun oleh tim redaksi di KPK, menemukan beberapa kasus di Kemendes sedang ditangani, yang mencolok adalah kasus jual-beli jabatan eselon I dan eselon II. Belum diketahui apa ada bukti bahwa uang suap sampai ke level Menteri atau tidak.

Tags: KemendesKPK
Previous Post

PB Pemuda Muslimin: Kelalaian Pejabat Sebabkan Tragedi Kemanusiaan di LP Tangerang

Next Post

Pegiat Antikorupsi Sumsel: Bukti Satu Koper Dugaan Korupsi Proyek di OI Telah Diserahkan, Kejagung Harus Tindak Lanjuti

Related Posts

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026
Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing
Nasional

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

TERPOPULER

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved